Sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuturkan, di usia pengabdian yang hampir mencapai 8 dekade ini, Polri terus merefleksikan dedikasinya sebagai bagian dari denyut nadi perjuangan bangsa Indonesia. "Banyak tantangan yang kita hadapi, banyak rintangan yang kita lalui, salah satunya dalam mengawal transisi kepemimpinan nasional," paparnya.
Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah mencanang misi Asta Cita sebagai pedoman arah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu, dengan dilandasi semangat pengabdian yang tidak pernah padam, Polri siap mengerahkan segala sumber daya untuk menyukseskan seluruh program dan kebijakan pemerintah. Dalam mendukung program makan bergizi gratis, pada 2025,
Polri menargetkan pendirian 100 SPPG. "Namun hingga Juni 2025 sudah terdapat 139 SPPG yang diproyeksikan dapat melayani 430 ribu penerima manfaat. Sampai saat ini 18 SPPG telah beroperasi, 24 SPPG dalam tahap verifikasi dan 97 SPPG dalam tahap pembangunan.
Mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa sampai dengan 200 SPPG dan tahun berikutnya kita akan naikkan 2 kali hingga 3 kali lagi," paparnya. Khusus pada komoditas jagung, Polri bersama Kementan RI dan stakeholder lainnya, serta 135.563 kelompok tani telah mendorong penanaman jagung pada 429.000 hektare lahan.
"Kami juga mengembangkan inovasi bibit unggul, pupuk, dan aplikasi gugus tugas Polri mendukung ketahanan pangan," ujarnya. Selain itu, Polri memberikan bantuan alsintan dan pendampingan teknis pada seluruh tahapan budidaya jagung, membangun 18 gudang pangan Polri, hingga menginisiasi kolaborasi untuk menyatukan kepentingan dari hulu hingga kehilir dengan menjadikan kooperasi sebagai garda terdepan.
"Tentunya upaya ini bukan hanya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, namun juga memperkuat posisi tawar petani, serta menjamin penyerapan sesuai standar harga pemerintah," ujarnya.
Hingga Juni 2025, Polri berhasil melaksanakan panen raya serentak kuartal pertama dan kedua dengan hasil panen mencapai 2,08 juta ton sampai dengan 2,5 juta ton. Pada kuartal ketiga, Polri menargetkan penanaman jagung pada 750.000 hektare lahan dengan estimasi hasil panen sebesar 3 juta ton hingga 7,5 juta ton.
Serta, pada kuartal keempat, target penanaman jagung pada 1 juta hektare lahan dengan estimasi hasil panen sebesar 4 juta ton hingga 10 juta ton. "Untuk menjamin seluruh panen terserap secara optimal, Polri bersama stakeholder terkait menjalin kerja sama ekspor 20.000 ton jagung yang dilakukan secara bertahap pada Juni 2025 dan telah dilakukan ekspor berdana 1.200 ton jagung dari Kalimantan Barat menuju Malaysia, serta 6.000 ton jagung dari NTB menuju Filipina," urainya.
Sigit optimistis dengan keteguhan tekad seluruh komponen bangsa untuk mampu mengapai cita-cita mulia, menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. "Yang kami lihat Bapak Presiden Republik Indonesia serta para hadirin yang saya hormati, kami menyadari bahwa stabilitas kamtibmas adalah persyarat utama pembangunan," jelasnya. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
