
Evakuasi pendaki asal Brazil di Gunung Rinjani oleh Tim SAR masih berlangsung sampai Selasa (24/6). (Basarnas)
JawaPos.com - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan kronologi jatuhnya pendaki asal Brazil di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu pekan lalu (24/6). Berdasar laporan yang diterima oleh instansinya, Syafii menyampaikan bahwa pendaki perempuan itu jatuh saat proses summit menuju puncak Gunung Rinjani.
Menurut Syafii, musibah tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WITA. Saat itu pendaki bernama Juliana De Souza Pereira Marins tengah melakukan pendakian. Perwira tinggi bintang tiga TNI AU itu menyebut, pendakian Juliana berlangsung sejak Jumat (20/6). Dia mendaki Gunung Rinjani dalam kelompok berisi 5 orang pendaki dari berbagai negara.
”Korban atas nama Juliana De Souza Pereira Marins, umur 27 tahun, melakukan pendakian melalui pintu Sembalun pada tanggal 20 Juni 2025 bersama dengan 5 orang lain dengan kewarganegaraan berbeda,” terang Syafii.
Tidak ada persoalan apapun sejak pendakian dimulai. Insiden terjadi ketika rombongan pendaki tersebut di tengah pendakian. Juliana terjatuh kedalaman jurang sampai kedalaman 500 meter. Informasi mengenai insiden tersebut diterima oleh Basarnas pada pukul 09.30 WITA. Mereka mendapat kabar dari seorang warga bernama Mustiadi.
”Bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap 1 orang berkewarganegaraan Brazil yang terjatuh di jalur pendakian Gunung Rinjani, Lombok Timur. Dengan kronologis kejadian, pada pukul 04.00 WITA, saat akan melaksanakan summit menuju puncak Gunung Rinjani, korban terjatuh dari tebing ke arah danau,” bebernya.
Semula korban diduga jatuh dan terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman 150-200 meter. Namun setelah keberadaan korban diketahui, Tim SAR menyebut korban berada pada kedalaman 500 meter dengan medan bebatuan dan pasir. Operasi SAR sudah dilakukan sejak Basarnas mendapat kabar dari warga. Sampai hari ini, operasi tersebut masih berjalan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
