Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa).
JawaPos.com – Akun Instagram resmi milik Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto (@prabowo) mendadak dibanjiri ribuan komentar warganet Brasil dalam dua hari terakhir. Ada apa?
Ternyata, ramai komentar dari mereka yang menyuarakan keprihatinan atas musibah yang dialami oleh seorang pendaki atas nama Juliana (27 tahun), WN Brasil yang dilaporkan terjatuh di jurang saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu, (21/6).
Hingga kini, tim SAR masih berupaya melakukan pencarian terhadap Juliana. Medan yang terjal disertai dengan kondisi cuaca yang buruk (kabut tebal) menghambat proses evakuasi. Namun tak sedikit warganet Brasil yang mengecam langkah dan upaya penyelamatan terhadap Juliana terkesan lambat.
Terpantau hingga Senin, (23/6) pukul 17.00 WIB kolom komentar Instagram Presiden RI @prabowo secara mengejutkan terpantau dibanjiri komentar sebanyak 6.700 lebih dengan dipenuhi komentar-komentar berbahasa Portugis dan Inggris dari warganet Brasil.
Banyak dari warganet Brasil yang memohon agar Pemerintah Indonesia lebih serius dalam menangani kasus ini.
Selain jumlah komentar yang mencapai 6.700 lebih, unggahan terakhir Presiden Prabowo itu juga mendapat like sebanyak 246.000 pengguna serta dibagikan sebanyak 524 kali.
Beberapa warganet Brasil di antaranya menuliskan komentar:
“Juliana precisa de resgate urgente!” (Juliana butuh penyelamatan darurat segera!)
“São mais de 50 horas, cadê as autoridades?” (Sudah lebih dari 50 jam, dimana pihak berwenang?)
Selain itu, mayoritas komentar juga menyuarakan S0S Juliana. Banjir serbuan komentar seperti itu ditulis oleh banyak pengguna Instagram milik warganet Brasil, mulai dari pengguna biasa hingga pengguna bercentang biru.
Beberapa akun warganet Indonesia kemudian juga turut merespon atas kondisi terkait penyelamatan terhadap pendaki asal Brasil tersebut. Salah satunya komentar dari pemilik akun @hafid_faturrahman.
“Halo sedikit memberikan informasi untuk teman-teman dari Brazil, tim penyelamatan sudah berupaya maksimal karena posisi jatuhnya korban di tempat yang sangat curam, ditambah dengan kondisi lapangan yang sangat sulit akibat kabut dan adanya perpindahan korban dari titik jauh sebelumnya,” ungkapnya.
"Tim penyelamat berusaha mencari namun turun dalam 300 meter saja belum ditemukan. Ini Gunung Rinjani yang medannya cukup sulit, penggunaan drone thermal pun kesulitan untuk membantu karena kondisi lingkungan yang berkabut," tambah @hafid_faturrahman.
Diketahui sebelumnya, kronologi jatuhnya Juliana itu terjadi di titik lokasi Cemara Nunggal, Gunung Rinjani. Saat itu korban berangkat mendaki bersama dengan lima temannya yang sama-sama WNA dengan didampingi oleh guide.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
