
Paspampres menunjukkan gestiur meminta maaf usai ditegur Presiden Prabowo di ajang Indo Defence 2024, Rabu (11/6/2025). (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto membuka secara langsung ajang pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indo Defence 2024 pada Rabu (11/6).
Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat berkeliling ke beberapa booth. Pada salah satu booth tersebut, dia tampak menegur seorang personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Peristiwa itu terjadi saat Prabowo berkeliling booth industri pertahanan (inhan) asal Turkiye. Ketika mantan menteri pertahanan (menhan) tersebut berhenti di salah satu gerai, dia tampak berdiskusi dengan beberapa petinggi dari luar negeri.
Kemudian mereka tampak hendak berfoto bersama Prabowo dan menggerakan tangan untuk merangkul RI 1. Melihat pergerakan tersebut, seorang personel Paspampres langsung menarik lengan salah satu petinggi dari luar negeri tersebut.
Sontak Prabowo menegur personel Paspampres tersebut dengan mendorong yang bersangkutan. Mendapat teguran langsung dari Prabowo, personel Paspampres itu terlihat langsung menundukkan kepala dan menunjukkan gestur memohon maaf.
Dalam kunjungan ke booth produsen alutsista dari Turki tersebut, Presiden Prabowo menyaksikan secara langsung penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dengan produsen pesawat tempur KAAN. Pesawat tempur itu merupakan alutsista generasi kelima.
Presiden Prabowo sudah menunjukkan ketertarikan terhadap pesawat tempur tersebut saat berkunjung ke Turki beberapa waktu lalu.
Penandatanganan MoU dengan produsen pesawat tempur tersebut hari ini membuka peluang pengadaan alutsista tersebut. Penandatanganan itu menegaskan bahwa Indo Defence menjadi ajang untuk memperkuat kerja sama dengan negara sahabat.
”Expo ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri, industri pertahanan negara-negara sahabat,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Terpisah, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto saat dikonfirmasi oleh awak media pada Kamis (12/6) menyampaikan bahwa pengadaan pesawat tempur generasi kelima tersebut merupakan rencana jangka panjang.
Sehingga pengadaannya tidak serta merta dilakukan. Hal itu dia tegaskan meski beredar informasi ada perencanaan pengadaan pesawat tempur KAAN sebanyak 48 unit.
”Itu kan masih dalam perencanaan, masih belum (sampai ke pembelian), ke depan masih jangka panjang,” imbuhnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
