Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 02.37 WIB

Aksi Nyata 100 Hari Kerja, Ahmad Luthfi–Taj Yasin Tuai Apresiasi Publik

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi  tengah melakukan inspeksi ke jajaran satuan kerja di lingkungan Pemprov Jateng. (Istimewa) - Image

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tengah melakukan inspeksi ke jajaran satuan kerja di lingkungan Pemprov Jateng. (Istimewa)

JawaPos.com – Berbagai elemen masyarakat memberikan apresiasi atas kinerja 100 hari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Pasalnya, dalam rentang waktu tersebut, banyak kebijakan dan program inovatif yang diluncurkan.

Dari 136 program yang dijanjikan pada masa kampanye, sebanyak 38 program atau 28% di antaranya telah terlaksana. Selain itu, sebanyak 73 program atau 54% telah dianggarkan pada tahun 2025.

Sejumlah program yang telah terlaksana antara lain adalah program dokter spesialis keliling (Speling), kemitraan dengan SMA/SMK swasta untuk pendidikan gratis, pengembalian status Bandara Ahmad Yani dan Adi Soemarmo sebagai bandara internasional, program desalinasi, Pesantren Obah, penurunan tarif BRT Trans Jateng menjadi Rp 1.000, pembentukan koperasi buruh, Kartu Zilenial, Kecamatan Berdaya, pembentukan forum kolaboratif dengan berbagai lembaga, dan lainnya.

Tak heran, progresivitas ini menuai apresiasi dari berbagai pihak. Baik dari kalangan akademisi, organisasi masyarakat, maupun pemangku kepentingan pemerintahan.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Wijayanto, menyatakan bahwa masa 100 hari sebenarnya terlalu singkat untuk menilai kepemimpinan lima tahun. Namun, menurutnya, kepemimpinan Luthfi–Yasin telah berhasil mengajak berbagai pihak untuk bersama mengatasi permasalahan daerah.

“Satu hal yang tampak menonjol dari Pemprov Jateng dalam penilaian kita adalah semangat kolaborasi yang luar biasa,” ujar Wijayanto dalam Diskusi Publik Evaluasi 100 Hari Kinerja Gubernur Jawa Tengah di Ruang Sidang Senat FISIP Undip, Senin (2/6).

Menurut Wijayanto, baru di era Ahmad Luthfi-Taj Yasin ini, Pemprov Jateng melibatkan 44 perguruan tinggi termasuk Undip untuk menjadi mitra kerja sama. Salah satu hasilnya adalah program desalinasi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan dialog dengan siswa SLTA saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah. (Istimewa)

“Program ini sangat penting dan relevan untuk mengatasi persoalan kelangkaan air bersih di daerah pesisir Jawa Tengah,” terangnya.

Ia menambahkan, proyek desalinasi merupakan satu dari 27 bentuk kerja sama Undip dengan Pemprov. Pihaknya berharap semangat kolaboratif ini bisa terus dijaga, karena Jawa Tengah terlalu besar untuk diurus sendiri.

“Menurut saya, ini menjadi credit point yang layak menjadi benang merah dalam penilaian terhadap Pemprov Jateng,” imbuhnya. Wijayanto juga menyebut bahwa gubernur memulai kepemimpinan dengan slogan “ Ngopeni, Ngelakoni ”, yang merupakan bentuk komunikasi njawani dan bisa merasuk ke pikiran warga Jateng.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah Siti Farida menilai kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin selama 100 hari kerja telah menunjukkan sikap responsif. Berbagai permasalahan masyarakat yang menghambat pelayanan publik serta aduan warga dapat ditindaklanjuti secara cepat.

Di sektor pendidikan, menurutnya, Pemprov Jateng memberikan pelayanan yang baik. Seperti kendala yang dihadapi calon siswa baru dalam proses SPMB 2025 dapat segera teratasi.

“Indikatornya sederhana. Pendidikan adalah sektor dengan jumlah pengaduan terbanyak, tetapi semuanya bisa diselesaikan dalam waktu cepat,” katanya dalam Diskusi Evaluasi 100 Hari Gubernur Jawa Tengah di Kantor PW Muhammadiyah Jateng, Selasa (3/6).

Di bidang infrastruktur jalan, Farida juga memuji akhis Ahmad Luthfi dalam menangani persoalan kerusakan jalan di berbagai kabupaten/kota menjelang arus mudik Lebaran 2025.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore