Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 04.57 WIB

Reaksi Posan Tobing Usai Dituding Netizen Pengangguran Sampai Cari Masalah dengan Band Kotak

Posan Tobing di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/5). - Image

Posan Tobing di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/5).

JawaPos.com - Grup band Kotak memang sudah lama ditinggalkan Posan Tobing dkk. Band ini melanjutkan perjalanan karier dengan personel yaitu Cella, Chua, dan Tantri Kotak.

Di tangan mereka bertiga, Kotak berhasil hidup dan disukai oleh para penggemarnya. Perubahan Tantri yang awalnya tidak berhijab kemudian berhijab tidak membuat para penggemar kecewa. Mereka tetap memberikan dukungan pada band Kotak dan bans ini terbukti eksis sampai sekarang.

Setelah bertahun-tahun berlalu, Posan Tobing mempersoalkan tentang pendaftaran band Kotak di HAKI yang dinilainya mengabaikan sejarah para pendirinya, termasuk Posan Tobing sendiri.

Mantan drummer band Kotak itu kecewa saat Cella menyebut Kotak adalah dirinya, Chua, dan Tantri. Padahal, pendiri band Kotak ada beberapa orang, meskipun mereka telah keluar. 

Selain itu, Posan Tobing juga sempat menagih royalti atas lagu-lagu ciptaannya ke band Kotak. Tak hanya itu, Posan juga sempat melarang Kotak membawakan lagu-lagu ciptaannya.

Netizen pun berkomentar negatif kepada Posan Tobing karena seolah dia mencari gara-gara ke Kotak. Ada netizen yang menyebutnya pengangguran, sehingga mencari masalah dengan personel Kotak.

Posan Tobing secara tegas membantah pernyataan netizen. " Pare (mantan vokalis) bukan orang pengangguran, saya juga bukan pengangguran. Kami masih aktif bermusik, ngeband, dan berbisnis," kata Posan Tobing di bilangan Kuningan Jakarta Selatan.

Posan tegas mengatakan dirinya mempersoalkan langkah yang dilakukan Cella, Chua dan Tantri bukan bertujuan untuk mencari keuntungan materi. Dia cuma mengharapkan itikad baik karena pada saat band Kotak didaftarkan ke HAKI, dirinya dan teman-teman yang sudah hengkang dari Kotak tak diberi tahu. Padahal, mereka termasuk pendiri band tersebut.

"Netizen selalu bilang 'lo BU'. Bukan, orientasinya bukan uang," tegas Posan Tobing.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore