Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 08.18 WIB

Tunaikan Salah Satu Rukun Islam, Menteri dan Pejabat Kabinet Indonesia Maju Tunaikan Zakat

Sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Indonesia Maju menunaikan zakat melalui Baznas di Jakarta (27/3). (Humas Baznas) - Image

Sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Indonesia Maju menunaikan zakat melalui Baznas di Jakarta (27/3). (Humas Baznas)

JawaPos.com - Di penghujung bulan Ramada, para menteri dan pejabat Kabinet Indonesia Maju kompak menunaikan kewajiban membayar zakat. Selain itu juga diikuti pimpinan TNI dan Polri. Kegiatan pembayaran zakat para pejabat itu dipusatkan di Istana Negara pada Kamis (27/3). 

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut. Termasuk Staf Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo. Kemudian Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Menteri BUMN Erick Thohir, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya Ketua Baznas Prof. Noor Achmad mengapresiasi komitmen para pemimpin negara dalam menunaikan kewajiban zakat. "Terima kasih kepada para pejabat negara yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas," katanya. 

Noor mengatakan kegiatan pembayaran zakat Ini menjadi teladan luar biasa bagi masyarakat Indonesia. Bahwa zakat memiliki peran penting dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. 

Menurutnya, partisipasi para pejabat dalam membayar zakat akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga resmi pengelola zakat. "Dengan semakin banyaknya zakat yang dikelola secara profesional, distribusi bantuan kepada mustahik di berbagai sektor akan semakin optimal," ujar Noor.

Dia menegaskan, dana zakat yang dihimpun akan digunakan secara transparan dan akuntabel. Untuk program-program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada kesempatan yang sama, Noor juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan atas dukungan serta kerja sama yang terus terjalin.

"Alhamdulillah, kami juga banyak bekerja sama dengan berbagai kementerian dalam rangka ikut menyelesaikan kemiskinan ekstrem," jelasnya. Misalnya dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dikti dan Saintek, Kementerian Sosial, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI, dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga," ucapnya. 

"Tentu kami juga terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama dalam berbagai program kegiatan, khususnya untuk mengentaskan kemiskinan,” tambahnya. Lebih lanjut Noor mengungkapkan, mereka belum lama ini juga sepakat untuk bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk memberangkatkan 2.000 pekerja terampil dari kalangan dhuafa ke Jepang setiap tahun melalui program magang.

Dia berharap keikutsertaan para pemimpin negara dalam menunaikan zakat melalui Baznas dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk melakukan hal serupa. "Sebagai lembaga pengelola zakat, kami terus berupaya memastikan bahwa dana yang dihimpun benar-benar memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya. Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming juga menunaikan zakat melalui Baznas. (wan) 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore