Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 02.09 WIB

Usai Viral Jagoan Cikiwul Minta THR ke Perusahaan, Sahroni: Sikat Habis Ormas Preman, Langsung Bubarkan!

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. - Image

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

JawaPos.com - Baru-baru ini peristiwa pemerasan yang mengatasnamakan anggota ormas terjadi di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku yang disebut sebagai jagoan Cikiwul meminta uang tunjangan hari raya (THR) kepada perusahaan.

Menyikapi fenomena yang muncul tahunan ini, Presiden Prabowo Subianto melalui Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan telah memerintahkan TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk memberantas ormas yang melakukan pungli di kawasan industri. Keberadaan mereka dinilai sangat mengganggu produksi industri dan juga meresahkan para buruh.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni sepakat agar TNI-Polri mengambil langkah tegas terhadap para preman yang mengatasnamakan ormas tersebut. Oknum-oknum semacam ini perlu disikat habis.

“Ini merupakan peringatan keras dari Presiden Prabowo kepada semua ormas preman. Kalau ketahuan masih berani lakukan pungli, saya jamin 100 persen ormas tersebut bakal disikat habis dan dibubarkan," kata Sahroni, Jumat (21/3).

Sahroni mengatakan, perilaku pungli seperti ini biasanya dilakukan berkelompok. Oleh karena itu, perlu ditelusuri hingga tingkat intelektualnya.

"Karena pungli ini kadang juga disuruh dan hasilnya disetor ke kas ormas tersebut. Jadi tidak perlu lagi pakai istilah oknum ormas. Satu bermasalah, semuanya kena,” imbuhnya.

Politikus Partai NasDem ini menyampaikan, Indonesia merupakan negara yang ramah bagi dunia investasi dan usaha. Namun, keberadaan oknum pungli ini yang merusak hal tersebut.

“Sebetulnya kebijakan pemerintah sudah sangat pro terhadap iklim investasi dan usaha. Namun preman pungli inilah yang kadang suka meresahkan, bikin orang ragu berinvestasi. Ya jelas, pengusaha sudah bayar pajak, malah diminta uang lagi sama ormas preman setempat. Gak dikasih, diganggu usahanya. Ini kan sama saja mereka mau melawan negara, makanya aparat perlu sikat mereka,” tutup Sahroni.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore