Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021). Jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai naik. pedagang mengklaim, kenaikan harga dipicu karena kelangk
JawaPos.com - Menjelang Idul Fitri, kebutuhan bahan pokok menjadi sangat vital. Masyarakat juga butuh ketersedian bahan pangan dengan harga terjangkau. Untuk itu, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga selama Idul Fitri.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat (21/3). Dia menyampaikan bahwa pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok dan kebutuhan masyarakat selama Idul Fitri dapat terpenuhi.
”Dengan harga yang stabil, pemerintah juga akan menjamin pasokan dan pengawasan distribusi MinyaKita,” terang dia.
Budi Gunawan menyampaikan bahwa Kemenko Polkam akan memastikan negara hadir di tengah-tengah masyarakat dengan rapid response. Sehingga masyarakat dapat mengandalkan pemerintah. Sebagai kementerian koordinator, Kemenko Polkam juga memastikan rapid response terkoordinir lintas kementerian dan lembaga.
Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas Pangan) Polri menjamin ketersedian kebutuhan pokok masyarakat menjelang dan saat Idul Fitri nanti. Tidak hanya memastikan distribusi kebutuhan pokok terlaksana dengan baik, mereka meyakinkan masyarakat bahwa kualitas bahan-bahan pangan yang tersedia di lapangan dalam keadaan baik.
Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri Kombes Samsul Arifin menyampaikan bahwa Polri telah melakukan sejumlah langkah untuk memastikan hal itu. Termasuk diantaranya dengan melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penegakan hukum terhadap penyimpangan dalam distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
”Kami juga melaksanakan koordinasi dengan polda dan jajaran, khususnya untuk memperlancar arus distribusi bahan kebutuhan pokok,” terang dia.
Diakui oleh Kombes Samsul, Polri tidak hanya fokus memperlancar arus distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Mereka juga memastikan kualitas bahan pangan yang tersedia sesuai dengan kualifikasi dan standar. Contohnya MinyaKita, Polri langsung menindak tegas ketika banyak temuan MinyaKita yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan.
”Saya sampaikan mutu pangan juga dijaga, makanya kami menerapkan UU Perlindungan Konsumen ketika sMinyaKita takaran tidak sesuai. Kalau masalah mutu, kami kan harus laksanakan uji laboratorium, ini yang akan lebih panjang prosesnya. Kalau takaran itu lebih mudah kami untuk mendeteksinya,” terang dia.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
