
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) memimpin konferensi pers terkait penurunan harga tiket pesawat saat lebaran di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (01/03/2025). (Hanun
JawaPos.com – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah menerbitkan kebijakan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 6 persen. Dengan PPN DTP, tarif tiket pesawat domestik bisa turun hingga 14 persen.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan, kebijakan itu berlaku selama periode perjalanan 24 Maret hingga 7 April 2025. Dia berharap, dengan kebijakan PPN DTP itu, tarif tiket ekonomi penerbangan domestik akan turun hingga 14 persen.
"Secara agregat, kebijakan ini dapat menurunkan harga tiket pesawat kelas ekonomi domestik selama dua minggu mendatang di angka 13 sampai 14 persen," tegas AHY dalam konferensi pers di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin (1/3).
Insentif itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025 yang telah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dengan skema ini, pemerintah menanggung sebagian PPN tiket pesawat guna menekan harga bagi penumpang.
Selain PPN DTP 6 persen, juga dilakukan penurunan biaya atau ongkos bandara. Terdiri atas penurunan harga avtur di 37 bandara serta mengurangi biaya surcharge. AHY turut mengapresiasi Menkeu Sri Mulyani Indrawati yang telah meneken insentif kebijakan itu.
AHY berharap kebijakan itu dapat mempermudah mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung saat Lebaran. ’’Semoga insentif ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat agar perjalanan mudik menjadi lebih terjangkau dan nyaman,’’ tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Menkeu Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa masyarakat sudah bisa mendapatkan insentif itu pada pembelian tiket pesawat per 1 Maret. ’’Seluruh tiket ekonomi dalam negeri yang dibeli mulai 1 Maret hingga 7 April untuk jadwal penerbangan antara 24 Maret hingga 7 April akan dikurangi PPN-nya. Sehingga hanya membayar pajaknya 5 persen. Artinya yang 6 persen ditanggung oleh pemerintah,’’ tutur Ani –sapaan akrab Menkeu.
KAI dan Pelni KAI mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api untuk mudik Lebaran 2025. Selama masa mudik Lebaran dari 21 Maret–11 April 2025 atau 22 hari, KAI menyediakan 3.443.832 tiket KA jarak jauh (JJ) dari dan ke berbagai tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, dari total 3.443.832 tiket KA JJ, hingga 1 Maret pukul 07.00 WIB sudah terjual 1.437.124 tiket. Ini setara dengan 41,73 persen dari total kapasitas tempat duduk. ”Hingga saat ini penjualan KA JJ tertinggi terjadi pada H-3 atau pada 28 Maret 2025 dengan jumlah penjualan 99.685 tiket,” ujarnya.
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni juga telah membuka penjualan tiket mudik. Tahun ini Pelni menyediakan 781.723 tiket untuk angkutan Lebaran. Sebanyak 25 kapal penumpang disiapkan untuk melayani penumpang ke 74 pelabuhan. Ditambah 30 kapal perintis yang menjangkau 230 pelabuhan se-Indonesia. Adapun periode angkutan Lebaran Pelni dimulai pada 16 Maret hingga 16 April 2025.
’’Tiket sudah bisa dipesan mulai H-30 untuk memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan,” tutur Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni Nuraini Dessy. (dee/mia/idr/c19/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
