Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Juni 2021 | 18.21 WIB

Kemenkes Konversi Tiga RS Khusus Layani Pasien Covid-19

Pasien Covid-19 saat mendapat perawatan medis di dalam tenda darurat IGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/06/2021). Akibat ruang IGD sudah penuh, pihak rumah sakit mendirikan tenda untuk men-screening pasien virus Corona (COVID-19) yang berdatang - Image

Pasien Covid-19 saat mendapat perawatan medis di dalam tenda darurat IGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/06/2021). Akibat ruang IGD sudah penuh, pihak rumah sakit mendirikan tenda untuk men-screening pasien virus Corona (COVID-19) yang berdatang

JawaPos.com - Lonjakan kasus Covid-19 direspons dengan menambah ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit. Di Jakarta, Kementerian Kesehatan mengonversi tiga rumah sakit untuk melayani Covid-19 secara penuh.

Per kemarin (24/6), tersedia 94.420 tempat tidur untuk isolasi dan ICU. Rata-rata nasional, tingkat keterisian mencapai 67 persen.

"Di beberapa daerah sudah mencapai 80 persen,” ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan Terkait Covid-19 Siti Nadia Tarmizi.

Misalnya, di Jogja dan Jawa Tengah yang tingkat keterisiannya sudah mencapai 85 persen. Di Banten terisi 87 persen, Jawa Barat 84 persen, dan DKI Jakarta sudah 90 persen. ’’Melihat angka keterisian yang tinggi, Kementerian Kesehatan mengambil kebijakan menunjuk tiga rumah sakit vertikal untuk dikhususkan sebagai rumah sakit yang melayani Covid-19,” kata Nadia.

Tiga rumah sakit tersebut adalah RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso. Ketiganya berada di Jakarta.

Direktur RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahrir mengatakan, per kemarin sudah tidak tersedia tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan ICU. Tingkat keterisian tempat tidur secara keseluruhan adalah 96 persen. "Ini sudah ditambah 24 tempat tidur,” katanya.

Sejak awal, lanjut dia, RSPI Sulianti Saroso mendedikasikan sebagai rumah sakit Covid-19. Dengan adanya kenaikan kasus, pihaknya berencana menambah 41 tempat tidur sehingga memperbanyak layanan untuk ICU maupun non-ICU.

Untuk SDM, ada penambahan 80 perawat dan 2 dokter spesialis. Jika ada penumpukan di IGD, manajemen RSPI Sulianti Saroso menyiapkan tenda.

Kondisi di RSUP Persahabatan tak jauh berbeda. Terdapat 409 tempat tidur dengan 55 persen dari kapasitas tersebut untuk layanan Covid-19. "Kami merencanakan penambahan tempat tidur dengan empat tahap,” ungkap dokter yang juga menjabat Plt Dirut RSUP Persahabatan itu.

Sementara itu, Plt Direktur Fatmawati Azhar Jaya mengatakan, dari 500 tempat tidur, 261 diperuntukkan pasien Covid-19. "Semuanya full kecuali untuk NICU dan PICU,” ungkapnya. Pihaknya ditugasi Kemenkes untuk meningkatkan hingga 350 tidur.

Selain bed di RS, ketersediaan tabung oksigen juga menjadi perhatian. Misalnya, di Jawa Tengah. Setelah mengundang direksi PT Samator dan mendatangi salah satu depo oksigen di Kabupaten Semarang, kemarin Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi pabrik Samator di Kabupaten Kendal.

Baca juga: 26 Gedung Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Ganjar ingin memastikan produksi oksigen berjalan baik. Dia juga meminta dilakukan penambahan untuk pemenuhan kebutuhan oksigen di Jateng yang terus meningkat. ”Kami serius untuk menyelesaikan ini. Terima kasih Pak Budi (direktur Samator) datang dari Surabaya ke sini untuk membantu. Jadi, masyarakat tidak perlu panik, rumah sakit tidak perlu panik. Kami siap bantu,” kata Ganjar.

Direktur PT Samator Budi Susanto mengatakan, produksi oksigen di Kendal memang masih kecil, sekitar 50.000 meter kubik per hari. Jika harus memenuhi seluruh kebutuhan Jawa Tengah dengan kondisi saat ini, dia menilai tidak cukup. ”Tapi, karena kami bekerja secara grup, Samator Group itu ada di Jatim dan Jabar. Rekan kami di Jabar dan Jatim sepenuhnya support untuk Jateng. Sehingga pasokan oksigen untuk Jateng aman,” terangnya.

Baca juga: Di Jawa, Hanya Jogja Yang Masih Bebas dari Varian Delta

Sementara itu, Radar Jogja melaporkan, Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIJ Kadarmanta Baskara Aji memastikan bahwa distribusi pasokan tabung oksigen untuk pasien Covid-19 masih lancar. Pemprov menerima kiriman satu truk tangki oksigen dari PT Samator Gas Industri. Pasokan oksigen tersebut, menurut Aji, dapat memenuhi kebutuhan oksigen untuk pasien Covid-19 di DIJ sekitar empat hari ke depan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore