
Photo
JawaPos.com - Beberapa hari dibuka sebagai tempat karantina pasien Covid-19, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, sudah merawat banyak pasien Covid-19. Saat ini ada 44 pasien yang dirawat di Gedung Arafah.
Total ada tiga gedung yang digunakan untuk tempat perawatan dan karantina. Perinciannya, gedung A terdiri atas 44 kamar dengan kapasitas 172 orang. Lalu, gedung B terdiri atas 36 kamar dengan kapasitas 144 orang. Kemudian, gedung C berisi 36 kamar dengan kapasitas 240 orang. Total kapasitas untuk menampung pasien Covid-19 mencapai 556 orang.
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi kemarin meninjau kondisi Asrama Haji Pondok Gede. Dia menjelaskan, khusus Gedung Arafah digunakan untuk merawat pasien kategori sedang sampai berat. Kemudian, gedung A, B, dan C difungsikan untuk karantina pasien atau orang tanpa gejala (OTG).
Dia mengatakan, secara keseluruhan ada 26 unit asrama haji di Indonesia yang digunakan untuk tempat isolasi Covid-19. ”Total ada 3.308 kamar yang siap digunakan untuk pasien Covid-19,” katanya. Total daya tampungnya mencapai 10 ribu orang.
Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengingatkan supaya rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas ditunda dulu. Dia menyatakan, rencana membuka PTM secara terbatas diambil sebelum terjadi ledakan baru Covid-19 akhir-akhir ini. Dia menjelaskan, pemerintah sejatinya sudah melakukan evaluasi rencana membuka kembali PTM awal Juli depan. ”Solusinya tetap kembali PJJ (pembelajaran jarak jauh, Red) seperti semula. Kita tidak mau mengambil risiko,” ujarnya seusai pembukaan Dies Natalis Ke-37 Universitas Terbuka kemarin (24/6).
Pada bagian lain, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Jumeri kembali menegaskan bahwa pelaksanaan PTM bersifat dinamis. Tidak ada penyamarataan situasi yang kemudian mengharuskan semua daerah melakukan PTM terbatas secara bersamaan.
’’Jadi, disesuaikan dengan kondisi daerah,’’ tegasnya.
Baca juga: Di Jawa, Hanya Jogja Yang Masih Bebas dari Varian Delta
Selain itu, dia telah meminta kepala dinas pendidikan di daerah untuk memberi guru keleluasaan mengajar dari rumah. Menurut dia, banyak guru yang memaksakan diri berangkat ke sekolah meski sedang tidak enak badan karena takut tunjangan kinerja atau TPP-nya dipotong. Kondisi itulah yang ditengarai menjadi penyebab munculnya klaster sekolah selama ini. Padahal, dalam SKB empat menteri jelas diamanatkan, siswa ataupun guru yang sakit tidak diperkenankan datang ke sekolah. ’’Mereka takut tidak dibayar, kasarnya seperti itu. Maka, kepala dinas harap tidak memotong tukin guru yang sakit atau mengajar jarak jauh,’’ paparnya.
Baca juga: Covid-19 Varian Delta Plus Ditengarai Lebih Mematikan
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga meminta agar PTM terbatas dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. PTM harus didasarkan pada asesmen yang kuat dan terukur oleh pemda, satuan pendidikan, dan dinas. "Kami harapkan dari setiap keputusan satuan pendidikan melakukan PTM, prinsipnya harus menjamin kesehatan dan keselamatan anak," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
