
Sejumlah calon penumpang saat menunggu Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Sabtu (23/4/2022). Terpantau terminal Pulo Gebang masih sepi dari aktivitas penumpang mudik Lebaran. Penjual tiket bus mengaku masih sepi
JawaPos.com - Kebijakan pemerintah yang mengizinkan kegiatan mudik Lebaran 2022 disambut antusias masyarakat. Sebab, selama dua tahun lamanya kegiatan mudik tidak diperbolehkan, sehingga turut berkontribusi melemahkan daya beli masyarakat Indonesia.
Selain diizinkan kembali kegiatan mudik di Indonesia, momen mudik tahun ini dapat dikatakan sangat istimewa. Keputusan pemerintah memberi cuti bersama, membuat durasi libur lebaran kali ini menjadi genap seminggu penuh. Waktu libur yang panjang memberikan kesempatan kepada masyarakat dapat mengagendakan ajang silaturahmi keluarga sekaligus berwisata.
Department Retail OK Bank Hardiansyah Ramadhan mengungkapkan, hal ini tentunya akan berpotensi mendorong pergerakan ekonomi terutama di wilayah daerah. ’’;OK KTA kami memungkinkan pemudik dapat mempersiapkan kebutuhan dari jauh-jauh hari. Program. Proses pengajuan pinjaman hanya 5 menit dan pencairan 1 hari kerja apabila dokumen yang disertakan lengkap dan sesuai,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (25/4).
Pihaknya mengajak masyarakat untuk mudik Lebaran 2022 dengan aman dan nyaman sekaligus membangun kampung halaman. Hardiansyah memaparkan, terdapat hal yang dapat dilakukan untuk berkontribusi meningkatkan perekonomian daerah sembari mudik.
Pertama, jajan kuliner khas daerah setempat. Momen berkumpul keluarga di rumah kampung halaman tentunya akan lebih lengkap apabila ditemani dengan hidangan kuliner setempat yang mungkin sulit ditemukan di Ibu Kota.
Selain memberikan rasa nostalgia, jajan kuliner setempat akan membantu perputaran roda bisnis para pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.
Kedua, membeli produk khas daerah dari UMKM lokal. Membawa buah tangan setelah mudik atau liburan merupakan kebiasaan dari banyak masyarakat. Membeli produk khas daerah dari UMKM lokal akan sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Ketiga, mengunjungi lokasi wisata lokal. Dari gunung hingga pantai, bahkan desa pedalaman ataupun runtuhan bersejarah, Indonesia sesungguhnya memiliki banyak tempat-tempat menarik untuk dikunjungi. Selain menjelajahi tempat baru dan membangun memori, mengunjungi lokasi wisata lokal bisa menjadi salah satu langkah menunjang perekonomian daerah. ’’Kami mendukung sepenuhnya masyarakat Indonesia untuk mempersiapkan diri mereka menuju hari kemenangan,” paparnya. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
