
Gus Miftah. (Istimewa)
JawaPos.com - Gus Miftah yang sempat tidak merespons saat diminta mengklarifikasi terkait pernyataannya yang dinilai mengolok-olok pedagang es di sebuah acara pengajian di daerah Magelang, kini akhirnya buka suara.
Gus Miftah menyampaikan klarifikasi melalui sebuah video yang saat ini beredar di media sosial. Dia pun menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang telah dilakukannya.
"Dengan kerendahan hati, saya minta maaf atas kekhilafan saya. Saya memang sering bercanda dengan siapapun.Atas candaan saya kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung, mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya," kata Gus Miftah.
Selain itu, dia juga meminta maaf kepada masyarakat yang terganggu dengan candaannya yang dianggap sudah keterlaluan. Sehingga muncul kesan dirinya menghina atau mengolok-olok pedagang es di acara pengajian.
"Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini yang merasa terganggu dengan candaan saya yang dinilai masyarakat berlebihan," tuturnya.
Gus Miftah menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi bahan instrospeksi diri supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.
"Saya harus lebih berhati-hati ketika berbicara di depan publik dan masyarakat," ucap Gus Miftah.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
