
Momen saat Gus Miftah bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto. (istimewa)
JawaPos.com - Keterlibatan Indonesia dalam upaya perdamaian Palestina dengan memutuskan bergabung bersama Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat menuai kontroversi di publik.
Ada yang memberikan kritikan keras atas keputusan Presiden Prabowo Subianto tersebut, ada pula yang memberikan dukungan karena dianggap sebagai keputusan yang tepat.
Gus Miftah juga ikut angkat bicara dan menilai bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) untuk tujuan perdamaian Palestina. Menurut dia, langkah Indonesia sudah sangat tepat.
"Selama bertahun-tahun, Indonesia konsisten mengimbau perdamaian di Palestina. Namun, krisis Gaza membutuhkan aksi nyata, bukan sekadar diplomasi retoris," kata Gus Miftah dalam keterangannya.
Menurut Gus Miftah, bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) menggeser posisi Indonesia yang selama ini hanya menjadi penonton, kini menjadi aktor penentu perdamaian untuk Palestina.
"Dengan bergabung ke BoP yang diinisiasi dalam konteks rencana perdamaian yang didukung Amerika Serikat, Presiden mengambil opsi menjemput bola," ungkapnya.
"Posisi Indonesia tidak lagi hanya sebagai pengamat atau pemberi bantuan logistik jarak jauh, tapi menjadi aktor kunci yang duduk di meja perundingan dan turun langsung di lapangan. Indonesia menunjukkan bahwa kita adalah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah," imbuhnya.
Menurut Gus Miftah, Indonesia akan mengirimkan sekitar 5.000 hingga 8.000 anggota TNI untuk tujuan kemanusiaan ke Gaza sekaligus untuk memberikan pembelaan akan kemerdekaan serta kedaulatan Palestina.
"Kehadiran TNI di Gaza melalui International Stabilization Force (ISF) di bawah naungan BoP sebagai bukti untuk menjaga perbatasan, menstabilkan situasi, dan memfasilitasi rekonstruksi," tuturnya.
Gus Miftah menegaskan, masuknya Indonesia ke dalam sistem untuk memastikan agenda perlindungan terhadap warga Palestina dapat dijaga dan menjadi prioritas utama.
"KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan personel yang dikirim adalah mereka yang berpengalaman, termasuk veteran UNIFIL. TNI memiliki rekam jejak panjang sebagai blue helmets yang disegani dunia," tandasnya.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
