Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 23.36 WIB

Reaksi Gus Miftah Usai Diserang Netizen Gara-gara Bela Prabowo Subianto

Momen saat Gus Miftah bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto. (istimewa) - Image

Momen saat Gus Miftah bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto. (istimewa)

JawaPos.com - Saat berceramah di acara pengajian sekaligus halal bi halal di Pekijingan, Krasakageng, Sragi, Pekalongan, pada 6 April 2026, Gus Miftah melontarkan pernyataan yang justru membuatnya dirujak oleh netizen di media sosial.

Gus Miftah pada waktu itu menyatakan bahwa BBM di Indonesia tidak naik meski Selat Hormuz bergejolak buntut terjadinya perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel tidak lepas dari diplomasi dari Presiden Prabowo Subianto.

Kapal Indonesia, kata Gus Miftah, diperbolehkan melewati Selat Hormuz oleh pemerintahan Iran. Hal itu yang mengakibatkan BBM di Indonesia tidak naik sehingga stok tetap aman.

"Atas diplomasi Pak Prabowo, kapal Indonesia boleh melewati Selat Hormuz. Itu salah satu penyebab kenapa BBM Indonesia tidak naik," kata Gus Miftah pada waktu itu.

Pernyataan Gus Miftah tersebut menggelinding di media sosial dan viral. Gus Miftah menjadi bahan pembicaraan banyak orang gara-gara pernyataannya tersebut. Bahkan, dia dirujak oleh netizen disebut 'menjilat' pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena dianggap bicara tidak sesuai data dan fakta.

Setelah pernyataannya viral di media sosial soal diplomasi Prabowo Subianto yang sukses dan membawa dampak pada BBM di Indonesia tidak naik, Gus Miftah mengklaim bahwa apa yang diungkapkannya itu tidak mengada-ada.

"Saya berbicara berdasarkan fakta yang ada," kata Gus Miftah saat dikonfirmasi, tanpa merinci lebih lanjut terkait data yang berhasil dia dapat.

Pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrohman menegaskan bahwa dirinya bukan menjilat Prabowo Subianto sebagaimana diungkapkan netizen. Dia membelanya juga bukan karena pendukung Prabowo sejak pemilu 2024 atau faktor kedekatan. 

"Loyalitas saya bukan karena kedekatan, tapi karena keyakinan. Kita sama-sama mengetahui bahwa Presiden melalui Menteri Luar Luar Negeri Pak Sugiono dan Menteri ESDM Pak Bahlil berhasil melakukan diplomasi agar membuka jalur Hormuz untuk Indonesia," akunya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore