Potret Co-Founder ISESS Khairul Fahmi. (Dok. Pribadi)
JawaPos.com - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara nomor 87/PUU-XXI/2023 memperkuat landasan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangani korupsi koneksitas dan membuka peluang penanganan kasus secara lebih sistematis.
Namun demikian, pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai, KPK akan menghadapi tantangan besar dalam membangun subbidang baru, merekrut personel yang kompeten, dan mendalami mekanisme hukum acara koneksitas.
”Di sisi lain, perbedaan budaya kerja dan yurisdiksi antara sipil dan militer bisa memicu konflik koordinasi. Potensi resistensi dari internal TNI terhadap keterlibatan KPK juga berpeluang menjadi hambatan, mengingat sifat institusi TNI yang cenderung menjaga kerahasiaan,” terang dia.
Lebih lanjut, Fahmi menyampaikan bahwa keberadaan organ Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil) di Kejaksaan Agung bisa menjadi elemen penting dalam mendukung pelaksanaan hukum acara koneksitas. Jampidmil, kata dia, dapat memfasilitasi pembentukan tim gabungan yang melibatkan KPK, militer, dan kejaksaan untuk menangani kasus secara komprehensif.
”Penting bagi TNI untuk secara proaktif memperkuat kerja sama dengan KPK dan Kejaksaan Agung, menyesuaikan regulasi internal untuk mempermudah akses KPK terhadap dokumen dan saksi, serta memberikan pelatihan hukum yang lebih intensif tentang acara koneksitas kepada personelnya,” ungkap Fahmi.
Selain itu, transparansi juga menjadi kunci agar TNI dapat menjaga integritas sambil tetap mematuhi prinsip akuntabilitas. Jika tantangan itu dapat diatasi melalui kolaborasi yang solid dan komitmen keterbukaan semua pihak, putusan MK itu bisa menjadi langkah besar dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
”Keberhasilan putusan itu tidak hanya bergantung pada KPK, tetapi juga pada sejauh mana TNI dan kejaksaan dapat bekerja sama untuk memastikan koneksitas berjalan efektif,” jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
