
Ilustrasi PBNU.
JawaPos.com–Pelaksanaan Muktamar Luar Biasa (MLB) Nahdlatul Ulama (NU) makin dekat. Rencananya agenda MLB NU tersebut dilaksanakan pada akhir tahun ini. Sebelum digelar, diawali dengan forum Pra MLB yang dilaksanakan pada awal Oktober.
Rencana pelaksanaan MLB NU itu disampaikan Pengasuh Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib atau yang biasa disapa Gus Salam. ’’Target kami (MLB NU diselenggarakan) akhir tahun ini,’’ kata Gus Salam saat dikonfirmasi pada Senin (16/9).
Gus Salam mengatakan, kepastian penyelenggaraan MLB NU menunggu pelaksanaan Pra MLB NU. Rencananya, kegiatan Pra MLB NU dilaksanakan pada awal Oktober.
Pada kesempatan terpisah Gus Salam mengatakan, MLB NU dipastikan akan digelar. Meskipun ada pihak-pihak yang kontra alias tidak mendukung adanya MLB NU tersebut.
Gus Salam berpendapat, MLB tidak bisa dibubarkan karena bagian dari kebebasan berserikat dan berpendapat. Kebebasan tersebut juga diatur dalam undang-undang.
’’Kalau ada, siapa pun datang ke acara MLB, baik yang setuju atau tidak setuju, bahkan memiliki niat membubarkan, akan kami ajak ngopi, diskusi, dan ngaji,’’ ucap Gus Salam dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (15/9).
MLB NU menuai pro dan kontra. Sejumlah pengurus PBNU menilai bahwa forum MLB NU diembuskan oleh pengurus abal-abal.
Tudingan itu di antaranya disampaikan Ketua PBNU Abdullah Latopada. Dia memastikan tidak ada satupun pengurus cabang maupun pengurus wilayah NU yang terlibat dalam wacana Musyawarah Luar Biasa NU abal-abal tersebut.
”Saya pastikan tidak ada cabang ataupun wilayah yang ikut. Kan itu hanya wacana yang didengungkan segelintir orang pengangguran,” kata Latopada dalam keterangannya Minggu (15/9).
Mantan Ketua PP GP Ansor itu menjelaskan, Muktamar Luar Biasa NU abal-abal tersebut, hanyalah wacana usang. Kemudian didengungkan segelintir orang, yang tidak memiliki legitimasi apapun di bawah jajaran pengurus PBNU.
”Mereka ini gerombolan pengangguran. Kami tahu persis siapa dalangnya,” tutur Latopada.
Menurut Latopada, di lingkungan NU, tidak pernah ada rebutan jabatan. Sebab, struktur PBNU telah kokoh dan terkonsolidasi hingga bawah.
”Karenanya jika ada klaim mereka didukung PCNU dan PWNU, saya pastikan itu tindakan menyebar Hoax. Di NU itu tidak ada rebutan jabatan,” ujar Latopada.
Sebelumnya wacana Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama disampaikan beberapa orang yang tergabung dalam Presidium Muktamar Luar Biasa. Pertemuan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi momentum bagi para ulama untuk mengkritik keras kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf yang dianggap menyimpang dari khittah (garis dasar) NU.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
