Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Agustus 2024 | 00.16 WIB

Dukung Produksi Insulin Lokal untuk Penderita Diabetes, DPR Yakin Bisa Tekan Obat Impor

Ilustrasi diabetes

JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mendukung terobosan besar dunia kesehatan Indonesia yang kini mampu memproduksi insulin lokal pertama untuk penderita diabetes. Menurutnya, keberhasilan ini juga memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor insulin. 
 
"Ini hal yang bagus dan perlu didukung oleh semua pihak. Keberhasilan ini tidak hanya menandai peningkatan kualitas produk kesehatan dalam negeri, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada obat-obatan impor, termasuk insulin," kata Rahmad Handoyo kepada wartawan, Selasa (26/8). 
 
Insulin berbahan baku lokal ini telah resmi masuk dalam formularium nasional (fornas), yang berarti dapat ditanggung oleh jaminan kesehatan nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Rahmad menyambut baik hal tersebut, karena dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya penderita diabetes.
 
 
"Ini adalah langkah maju yang signifikan bagi industri kesehatan nasional. Saya sangat mengapresiasi inovasi ini, yang menunjukkan bahwa kita mampu memproduksi obat-obatan berkualitas tinggi dengan bahan baku lokal sekaligus dapat meringankan beban masyarakat," tutur Rahmad.
 
Menurut Rahmad, insulin lokal ini tidak hanya akan membantu menurunkan biaya pengadaan obat melalui pengurangan impor, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan lebih lanjut di bidang farmasi dalam negeri. Ia meyakini masuknya insulin lokal ke dalam fornas, Indonesia kini memiliki peluang untuk menjadi lebih mandiri dalam penyediaan obat-obatan penting, yang selama ini didominasi oleh produk impor. 
 
"Hal ini tentunya akan mendorong kualitas SDM di bidang kesehatan Indonesia untuk terus berkembang dan berinovasi dalam menciptakan solusi kesehatan yang lebih baik di dunia kesehatan," ungkap Rahmad. 
 
 
Untuk mendukung inovasi insulin lokal, Anggota Komisi Kesehatan DPR RI itu pun mendorong agar Pemerintah memasifkan program-program yang mendukung gerakan makan sehat untuk masyarakat.
 
Rahmad menyebut, hal itu penting mengingat penyandang diabetes di Indonesia sudah sangat banyak. 
 
“Saat ini kasus penyakit tidak menular sudah mendominasi di Indonesia, maka gerakan pola hidup dan pola makan sehat harus menjadi gerakan nasional," pungkas Rahmad. 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore