Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Agustus 2024 | 15.56 WIB

1 dari 3 Terduga Teroris Yang Ditangkap Densus 88 Berusia Muda, Puan Minta Selamatkan Generasi Bangsa Korban Cuci Otak

Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris menuju mobil tahanan setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021). Sebanyak 22 tahanan kasus terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Timur tiba di - Image

Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris menuju mobil tahanan setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021). Sebanyak 22 tahanan kasus terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Timur tiba di

JawaPos.com - Ketua DPR Puan Maharani mendukung kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri yang berhasil menangkap tiga terduga pelaku teroris di Kota Batu, Jawa Timur. Dia menyoroti salah satu terduga pelaku teroris yang usianya masih muda.

"Saya apresiasi kinerja Densus 88 yang berhasil menangkap teroris di Batu, Jawa Timur. Apalagi salah satu pelaku yang diamankan masih berstatus pelajar. Ini sekaligus sebagai upaya menyelamatkan masa depan generasi muda,” kata Puan kepada wartawan, Minggu (4/8).

Puan menyebut terlibatnya anak muda dalam aksi teroris merupakan fenomena memprihatinkan yang perlu menjadi perhatian. Pasalnya, anak muda kerap menjadi sasaran cuci otak seiring dengan masa pencarian jati diri dan keinginan untuk merasa terhubung dengan sesuatu yang lebih besar.

"Kita harus jaga anak muda Indonesia agar tidak mengikuti pemahaman yang salah. Karena anak muda menjadi sasaran empuk untuk dipengaruhi karena mereka sedang berada si masa pencarian jati diri," ucap Puan.

Karena itu, Puan meminta adanya pendekatan komperhensif dari Pemerintah dan stakeholder terkait, untuk mengantisipasi pelibatan generasi muda dalam kelompok teroris. Ia memastikan, DPR akan mendukung melalui program legislasi, pengawasan, dan fungsi dewan lainnya.

"Ini menjadi tugas kita bersama. Termasuk kerja sama dari berbagai elemen masyarakat, lingkungan pendidikan dan agama, serta lingkungan keluarga untuk menjaga anak-anak kita agar tidak terpengaruh dengan hal-hal negatif seperti ini,” papar mantan Menko PMK tersebut.

Puan menegaskan pentingnya sosialisasi dan edukasi bagi anak-anak dan orang tua untuk menghindari dari jerat kelompok teroris. Menurutnya, peran orang tua menjadi penting dalam fungsi pengawasan agar anak-anak Indonesia terselamatkan dari aksi-aksi ekstrem.

"Orang tua dan keluarga menjadi garda terdepan untuk mengawaai anak-anak calon pemimpin bangsa ini. Arahkan pada aktivitas dan kegiatan positif,” imbau Puan.

Ia menekankan, program pendidikan, pengawasan, pemberdayaan, dan kerjasama internasional bisa menjadi langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari pengaruh ideologi ekstrem. Terutama, di era digitalisasi saat ini.

"Pemerintah perlu menerapkan program deradikalisasi yang efektif untuk anak muda yang sudah terpapar ideologi ekstrem,” sebut mantan Menko PMK itu.

Program-program tersebut dinilai harus mencakup konseling, pelatihan keterampilan, dan reintegrasi sosial. Selain itu, edukasi tentang bahaya ideologi ekstem juga dinilai harus semakin dimasifkan.

“Kita harus pastikan anak-anak kita, para generasi muda hidup di lingkungan sehat yang tidak membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain. Diperlukan gotong royong dan kerja bersama demi masa depan anak bangsa,” tegas Puan.

Sebagaimana diketahui, Densus 88 melakukan penangkapan kepada tiga orang, salah satu diantaranya berinisial HOK yang masih berusia 19 tahun. HOK disinyalir merupakan simpatisan dari kelompok teroris Daulah Islamiyah yang berafiliasi dengan organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Pada saat ditangkap, HOK berencana untuk melakukan aksi bom bunuh diri yang menyasar tempat ibadah. Ketiga terduga teroris itu diketahui berasal dari Jakarta.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore