
Petugas melihat kondisi kambing untuk kurban.
JawaPos.com - Menebar manfaat kepada muslim dhuafa di seluruh pelosok negeri menjadi aksi nyata yang selalu digencarkan Dompet Dhuafa. Di berbagai sektor seperti pendidikan dan kesehatan Dompet Dhuafa turun tangan menyalurkan amanah para donatur untuk membantu kaum dhuafa.
Selama 30 tahun, program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa membumikan semangat ibadah kurban bagi masyarakat Indonesia. Bukan main-main dan tanpa persiapan, Tebar Hewan Kurban (THK) menjamah pelosok nusantara yang selama ini tak diperhatikan oleh khalayak ramai.
THK tak hanya menjadi program yang sekedar menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat yang kurang mampu, lebih dari itu Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk membangun kemandirian masyarakat lainnya. Pekurban bukan hanya melihat daging kurban dinikmati oleh dhuafa di daerah lain, tapi juga sejak pemeliharaan ternak hewan kurban sudah ada penerima manfaat yang mendapat kebahagiaan. Bukan para pedagang hewan kurban bermodal besar sebagai mitra, tapi mereka peternak bermodal kecil yang digerakkan untuk terus menjadi kuat dan berdaya.
Tak hanya itu saja, THK Dompet Dhuafa juga terus melakukan pemantauan berkala melalui sistem Quality Control (QC). Upaya tersebut merupakan langkah untuk menyiapkan hewan kurban terbaik dari perkurban untuk masyarakat di pelosok nusantara. Pasalnya, sebelum ribuan hewan kurban akan didistribusikan ke penjuru nusantara, mereka harus teliti mengawal proses QC terlebih dahulu, yang mana dilaksanakan oleh tim independen.
Guna meningkatkan mutu hewan kurban, bergulirnya THK juga dibarengi mekanisme sanksi tegas bagi mitra kurban THK yang melanggar ketentuan seusia keluarnya hasil penilaian oleh tim QC. Tujuannya untuk menjaga kualitas, terjaminnya proses jual beli dari pengadaan produk ternak dan pemotongan sesuai dengan standar yang dipersyarakatkan.
THK Dompet Dhuafa melakukan pemantauan.
Proses QC terdapat dua tahap, yaitu pertama dilakukan setelah lebaran Idulfitri, kedua dilakukan H-20 hingga H-10 sebelum Iduladha.
Ketika mengontrol kelayakan hewan kurban, Tim QC THK Dompet Dhuafa tak jarang harus menembus jalan terjal dan waktu yang lama. Mereka menyebar ke Pulau Jawa, Nusa tenggara, Maluku, dan Wilayah 3T lainnya. Bermula dari Jakarta, tim menjalankan tugas ratusan kilometer hingga pelosok negeri melintas lautan dari pulau ke pulau.
Proses QC yang ketat ini dilakukan agar saudara kita penerima daging kurban di penjuru negeri mendapatkan daging yang berkualitas dari pekurban. Sehingga daging yang mereka makan sama dengan yang dikonsumsi sehari-hari yang mayoritas tinggal di perkotaan. Disamping itu juga menjamin amanah para pekurban yang menyalurkan hewan kurbannya melalui THK.
Tak berhenti sampai QC hingga pemotongan, pelaksanaan Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa terpantau dengan menggunakan Kurban Information System (KIS) sehingga pengkurban akan mendapat informasi tahapan ibadah kurban secara tuntas.
Yuk turut berkontribusi di Tebar Hewan Kurban bersama Dompet Dhuafa. Menebar manfaat kurban berkualitas untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
