
Kepala BP2MI Benny Rhamdani berbincang dengan PMI yang ada di Berlin, Jerman. (Istimewa)
JawaPos.com – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani bertemu dengan tiga pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di sektor tenaga kesehatan (nurse). Mereka berangkat melalui skema Triple Win (G to G) yang telah berada di Jerman.
Dalam keterangan tertulis yang diterima, Benny meminta para pahlawan devisa itu menyampaikan aspirasinya. Hasilnya, ada cukup banyak masukan dari para PMI yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Benny mengungkapkan, saat ini para PMI ini belum ditempatkan untuk bekerja karena harus mengambil sertifikasi bahasa level B2 agar setelah lulus, mereka bisa segera bekerja.
Selama proses sekolah bahasa ini, mereka tetap menerima gaji standar Jerman sebesar 2.300 euro atau sekitar Rp 39 juta per bulan. Setelah mereka bekerja, para PMI akan mendapatkan gaji 3.000 euro atau sekitar Rp 52 juta per bulan. Setelah 1 minggu tiba di Jerman, didampingi oleh pihak GIZ, mereka langsung mendapatkan asuransi kesehatan & dan kartu transportasi lokal (bis, kereta api, MRT, LRT).
Disampaikan Benny, BP2MI mempunyai keinginan, mimpi kami untuk dapat membangun Indonesia Migran Center disitu akan menjadi pusat pelatihan mempersiapkan mereka yang akan berangkat, semuanya serba gratis.
Benny ingin, para PMI untuk bisa membantu Pemerintah, bisa membuat video-video pendek yang menceritakan kehidupan dan seputar pekerjaan di Jerman.
"Disampaikan juga keteman-teman di Indonesia untuk bekerja keluar negeri berangkat secara resmi. Kalau berangkatnya resmi seperti kalian ini mendapatkan fasilitas, gaji yang besar dan dilindungi," ujar Benny.
Salah satu PMI, yakni Bibit Nur Ikhsan asal Grobogan Jawa Tengah, menyampaikan masukan kepada para Calon PMI yang berminat ke Jerman melalui skema Triple Win ini, agar sebelum ikut program ini untuk fokus belajar bahasa karena ini hal yang paling penting.
Benny memberikan masukan agar jika sudah menerima gaji, jangan lupa untuk mengelola keuangan dengan baik.
"Saya juga mendoakan agar mereka selalu diberikan kesehatan, disayang oleh pimpinan tempat mereka bekerja dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kalian. Yang terpenting, kalian tidak lupa untuk selalu berkomunikasi dengan orang tua di tanah air dan jangan pernah melupakan merah putih, Indonesia," pungkas Benny

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
