
CALON LAWAN JUARA: Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi juara-juara Piala Asia edisi sebelumnya, baik itu Uzbekistan maupun Arab Saudi di semifinal Piala Asia U-23. (UFA/SAFF)
JawaPos.com — Pada panggung Piala Asia U-23 2024, perhelatan sepak bola regional ini menjadi sorotan utama bagi para pencinta sepak bola di seluruh dunia.
Di tengah sorotan tersebut, Timnas Indonesia U-23 berhasil mencuri perhatian dengan langkah gemilang mereka, berhasil melangkah ke babak semifinal setelah mengalahkan Korea Selatan dalam pertandingan sengit yang berakhir dengan adu penalti.
Namun, perjalanan mereka belum berakhir, apalagi pertarungan melawan Uzbekistan atau Arab Saudi di babak semifinal menantang untuk Garuda Muda.
Sebelum menilik secara detail pertarungan yang akan datang, penting untuk menggali insight dari statistik performa kedua tim calon lawan tersebut. Uzbekistan, sebagai salah satu kandidat yang kuat, telah menunjukkan dominasinya di babak grup dengan pencapaian yang sangat mengesankan.
Mereka tampil sebagai juara grup setelah menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan tanpa kebobolan, mencetak minimal dua gol dalam setiap pertandingan. Total 10 gol tercipta tanpa kebobolan menjadikan Uzbekistan sebagai tim yang sangat menakutkan.
Sejarah performa Uzbekistan di Piala Asia U-23 juga menjadi catatan penting untuk diperhatikan. Meskipun terakhir meraih gelar juara pada edisi 2018 dan runner-up pada edisi 2020, Uzbekistan konsisten tampil impresif dengan mencapai babak perempat final pada tiga edisi Piala Asia U-23 sebelumnya. Pada Piala Asia U-23 2024, mereka masih bertanding di babak perempat final, menunjukkan kualitas dan ambisi yang tinggi untuk meraih prestasi lebih tinggi.
Penampilan Uzbekistan Selama Gelaran Piala Asia U-23 Sejak 2013
2013: Fase Grup
2016: Fase Grup
2018: Juara
2020: Peringkat ke-4
2020: Runner-up
2024: Masih bertanding di babak perempat final kontra Arab Saudi
Di sisi lain, Arab Saudi juga bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Meskipun tidak mencapai dominasi yang sama seperti Uzbekistan dalam babak grup, Arab Saudi tetap menjadi ancaman serius dengan pencapaian yang cukup solid.
Meskipun kebobolan empat gol, mereka selalu mampu mencetak minimal satu gol dalam setiap pertandingan dengan total 10 gol. Performa mereka di Piala Asia U-23 sebelumnya juga menunjukkan konsistensi yang layak diacungi jempol dengan berhasil meraih dua kali runner-up pada edisi 2013 dan 2020, serta pencapaian tertinggi mereka adalah menjadi juara pada edisi 2022.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
