
Harga daging sapi di Surabaya mengalami kenaikan menjelang lebaran lalu, dan diprediksi akan kembali turun setelah musim libur selesai. (ANDY S/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com - Daging sapi menjadi salah satu kebutuhan yang sangat dicari saat Lebaran tiba.
Tahun ini, harga daging sapi cenderung stabil, berkisar antara Rp 120 ribu hingga Rp 125 ribu per kilogramnya.
Kendati terbilang stabil, harga daging sapi disebutkan akan mengalami penurunan dalam waktu dekat.
Melansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), Fajar A. Isnugroho, Kepala Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya, menjelaskan bahwa menjelang Lebaran, terjadi kenaikan harga daging sapi sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram.
"H-3 jelang lebaran sampai lebaran ada kenaikan harga," kata Fajar, Senin (15/4).
Namun, kenaikan harga dagung sapi ini bersifat sementara. Menurut Fajar, kenaikan harga menjelang Lebaran adalah hal lumrah. Sebelumnya, harga daging sapi stabil, berkisar antara Rp 115 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram.
"(Sekarang, harga) daging sapi kelas 1 itu tepatnya di Rp 120 ribu sampai Rp 125 ribu per kilogramnya," ucap dia.
Fajar memaparkan bahwa harga daging sapi akan tetap stabil selama periode libur Lebaran, namun kemungkinan akan kembali turun setelah periode libur berakhir, dengan harga normal berkisar antara Rp 115 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram.
"(Sebab) pemotongan sudah mulai operasional sejak Minggu lalu. Untuk stok alhamdulillah aman semua," ujarnya.
Pantauan di Pasar Wonokusumo menunjukkan bahwa harga daging sapi saat ini masih berada dalam kisaran Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu per kilogram. Sebagian pedagang mengatakan bahwa kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak sebelum libur Lebaran.
"Iya biasanya memang segitu. Kadang sebelum hari raya ya Rp 115 ribu perkilo," kata Amin, salah seorang pedagang daging sapi di sana.
Di sisi lain, harga cabai masih tinggi, dengan cabai rawit mencapai Rp 70 ribu per kilogram dan cabai besar Rp 80 ribu per kilogram. Sedangkan harga telur turun menjadi Rp 26 ribu per kilogram, sementara harga bawang merah tetap stabil di Rp 38 ribu per kilogram.
"Kalau telur turun minggu lalu Rp 27 ribu per kilogram. Sekarang Rp 26 ribu perkilonya. Kalau bawang merah sama masih di Rp 38 ribu perkilo," ujarnya.
Dwi Suryaning Endah Yanie, Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini sebagian disebabkan oleh momen libur panjang. Namun, dia memastikan bahwa harga akan kembali stabil setelah periode libur panjang berakhir, diperkirakan sekitar seminggu setelah Lebaran.
"Seminggu setelah lebaran (harga diperkirakan stabil kembali," ucap Dwi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
