
Pesawat tempur KFX/IFX-21 Boramae nomor 4 hasil kerja sama Indonesia dengan Korsel.
JawaPos.com – Korea Selatan (Korsel) meminta Indonesia bisa kooperatif untuk merampungkan proyek pengembangan jet tempur bersama. Hal itu karena Indonesia selama ini belum melunasi hutang pembayaran proyek pesawat jet tempur KFX/IFX atau KF-21 Boramae.
Dilansir dari kantor berita Yonhap, Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Korsel Kim Hong-kyun menyampaikan imbauan itu pada sesi kedua dialog strategis bilateral dengan Wakil Menteri Luar Negeri RI Pahala Nugraha Mansury di Seoul, Rabu (13/3) waktu setempat.
Seperti diketahui, Indonesia telah setuju untuk menanggung sekitar 20 persen dari proyek senilai KRW 8,1 triliun. Dana itu diluncurkan pada 2015 untuk mengembangkan jet tempur KF-21 hingga 2026. Dengan imbalan yakni menerima satu prototipe dan transfer teknologi, serta memproduksi 48 unit pesawat tersebut.
Baca Juga: Lalui Rubber Game Alot, Fajar/Rian ke Perempat Final All England
Hingga saat ini, RI menunda pembayaran selama hampir dua tahun. Diperkirakan sejauh ini RI hanya membayar sekitar KRW 278 miliar (sekitar Rp 3,3 triliun), dengan tunggakan hampir KRW 1 triliun (Rp 11,8 triliun).
Hong-kyun pun berharap Indonesia bisa memenuhi komitmen pelunasan itu. ’’Meminta bantuan Indonesia agar proyek tersebut dapat diselesaikan dengan lancar,’’ jelasnya.
Ini bukan pertama kalinya Korsel meminta komitmen Indonesia untuk melunasi hutang itu. Menteri Luar Negeri Cho Tae-yul juga menyampaikan hal serupa saat bertemu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di sela pertemuan para menteri luar negeri G-20 di Brasil, baru-baru ini.
Hong-kyun pun berahap agar Korsel dan Indonesia dapat memperluas kerja sama di berbagai sektor. Seperti kendaraan listrik (electric vehicle/EV), baterai, dan rantai pasokan mineral penting. Dia menyebut Indonesia sebagai mitra utama di Asia Tenggara untuk keamanan ekonomi.
Hal itu merujuk pada kondisi Indonesia yang merupakan produsen nikel terbesar di dunia yang notabene menjadi komponen penting baterai kendaraan listrik. Indonesia juga dikenal memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.
Raksasa otomotif Korea Selatan Hyundai Motor Group dan pembuat baterai terkemuka LG Energy Solution Ltd. pun telah membentuk usaha patungan senilai USD 1,1 miliar untuk membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik di timur Jakarta.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
