Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Februari 2024 | 15.04 WIB

Simak dan Pahami Sejarah Pemilu di Indonesia: Perjalanan Panjang Demokrasi

Sejarah Pemilu di Indonesia./fahum.umsu.ac.id - Image

Sejarah Pemilu di Indonesia./fahum.umsu.ac.id


JawaPos.com - Pemilu di Indonesia memiliki sejarah panjang yang penuh dengan lika-liku dan dinamika politik.

Dimulai dari masa penjajahan Belanda hingga era Reformasi saat ini, penyelenggaraan pemilu menjadi tonggak penting dalam perjalanan demokrasi bangsa.

Dikutip dari dpr.go.id, Minggu (25/2), berikut adalah beberapa periode penting dalam sejarah pemilu di Indonesia:

1. Masa Penjajahan Belanda (1800-1949)

Pada masa penjajahan Belanda, beberapa kali diadakan pemilihan umum untuk memilih anggota Volksraad (Dewan Rakyat).

Pemilu pertama diadakan pada tahun 1917, namun hanya terbatas bagi orang-orang Eropa dan pribumi yang tergolong elite.

2. Era Demokrasi Liberal / Demokrasi Parlementer (1950-1959)

Pemilu pertama di Indonesia yang bersifat langsung, umum, bebas, dan rahasia (LUBER) diadakan pada tahun 1955.

Pemilu ini diikuti oleh lebih dari 30 partai politik dan menghasilkan kemenangan bagi PNI (Partai Nasional Indonesia) yang dipimpin oleh Soekarno.

3. Era Demokrasi Terpimpin (1959-1966)

Pada masa ini, demokrasi mulai terkikis dan pemilu tidak lagi diadakan. Soekarno membubarkan DPR hasil pemilu 1955 dan mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup.

4. Era Orde Baru (1966-1998)

Di bawah pemerintahan Orde Baru, pemilu diadakan kembali dengan sistem yang lebih terkontrol. Golkar, partai politik yang didirikan pada tahun 1964, selalu menjadi pemenang dalam setiap pemilu.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore