
BMKG: Waspada Adanya Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Jawa ./(sumber foto : bmkg)
Jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika selalu memberikan informasi untuk prakiraan cuaca tiap wilayah per harinya.
Selain prakiraan cuaca, Produk yang dihasilkan berupa prakiraan cuaca harian mingguan, cuaca penerbangan, cuaca maritim, peringatan dini, perubahan iklim, prakiraan iklim, kualitas. udara, gempa bumi, dan tsunami.
Dikutip Jawapos.com (22/1) dari bmkg.go.id, pada tanggal (19/1) berdasarkan analisis dan pemantauan data cuaca, BMKG mengakui adanya kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem berupa peningkatan intensitas curah hujan di wilayah Jawa.
Dalam 24 jam terakhir, hujan lebat hingga sangat lebat terjadi di Sleman Yogyakarta (102.7 mm/hari), Cilacap Jawa Tengah (94.4 mm/hari), Sangkapura Jawa Timur (71.9 mm/hari), dan Cengkareng DKI Jakarta (55 mm/hari).
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi di sebagian wilayah Jawa hingga pekan depan.
Kondisi ini disebabkan oleh :
1. Indonesia bagian barat dan selatan mungkin akan mengalami peningkatan massa udara lembab di garis khatulistiwa akibat intensifikasi aktivitas monsun Asia dan potensi zaman es.
2. Aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di dekat wilayah tengah Indonesia juga menyebabkan kemungkinan peningkatan awan hujan.
3. Terbentuknya pola angin berkelok-kelok dan menyatu memanjang melintasi Laut Jawa dan bagian barat hingga tengah Pulau Jawa disebabkan oleh adanya sistem tekanan rendah di Samudera Pasifik sekitar Australia dan tenggara Papua.
Dilansir dari bmkg.go.id, berikut beberapa wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Jawa. Untuk periode 20-23 Januari 2024 terdiri dari wilayah, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Untuk periode 24-26 Januari 2024 terdiri wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Selain menerangkan wilayah mana saja yang berpotensi hujan sedang hingga lebat, BMKG juga memberikan penjelasan terkait prediksi potensi rob dan gelombang tinggi, yaitu :
1. Berdasarkan prakiraan pasang surut, pada tanggal 21 hingga 27 Januari 2024, tinggi pasang surut cenderung meningkat lebih dari 1,0 m di wilayah Jakarta, dan ambang genangan rob di Jakarta Utara akibat bulan baru akan naik di atas 1,0m pada tanggal 11 Januari 2024 lalu.
2. Tidak ada bahaya gelombang dengan ketinggian lebih dari 1,25 meter di perairan utara Jakarta.
Potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter terpantau di Laut Jawa bagian barat yang merupakan bagian dari Pulau Kep.Seribu, perairan utara Jawa Barat.
BMKG juga memberikan himbauan kepada masyarakat dan instansi terkait seperti :

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
