
Gedung Merah Putih KPK. (MUHAMAD ALI/JAWA POS)
JawaPos.com – Penanganan kasus korupsi yang terkesan tidak serius dan kinerja KPK yang memburuk membuat indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia menurun. Kemerosotan bahkan semakin dalam sejak lima tahun terakhir. Melihat kondisi belakangan ini, Indonesia Corruption Watch (ICW) pesimistis IPK Indonesia akan membaik.
”Melihat kecenderungan ini, kemungkinan besar hasil survei IPK 2023 akan makin turun dari tahun sebelumnya,” ucap peneliti Divisi Hukum ICW Diky Anandya saat diwawancarai Jawa Pos kemarin (2/1). Menurut dia, kondisi tersebut tak lepas dari penanganan korupsi yang semakin lemah dan tak serius.
Indikatornya bisa dilihat sejak diterbitkannya revisi UU 19/2019 tentang KPK. Sejak berada di bawah payung eksekutif, kinerja KPK kian melempem. UU itu dinilai menggembosi keberanian KPK. Dampak lainnya terlihat pada menurunnya integritas pimpinan KPK. Hal tersebut tampak nyata ketika Ketua KPK Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan.
Capaian IPK pada 2022 juga menunjukkan bahwa selama sepuluh tahun tak ada keseriusan penanganan korupsi. Sebab, skor 34 pada 2022 itu sama dengan skor IPK pada 2014. ”Artinya mandek. Bahwa bisa disebut sebagai kemerosotan,” ucapnya. IPK tertinggi pernah dicapai pada 2019 dengan skor 40.
Untuk memperbaiki citra pemberantasan korupsi ke depan, pengembalian UU KPK menjadi salah satu poin. Dan tentu saja segera disahkannya RUU Perampasan Aset dan Pemberantasan Uang Kartal. Itu akan menjadi barier kuat pemberantasan korupsi.
Utamanya RUU Perampasan Aset. ICW pernah mendata, kerugian negara akibat ulah koruptor pada 2022 mencapai Rp 48,6 triliun. Namun, yang berhasil dikembalikan ke negara hanya 7 persen. ”Artinya, perampasan aset ini sangatlah penting,” tegasnya. (elo/syn/c9/oni)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
