
Photo
JawaPos.com - Pemerhati anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak seto melihat secara langsung gairah Citayam Fashion Week yang diramaikan oleh anak-anak muda termasuk anak di bawah umur, Sabtu (23/7). Dari sana, ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu menyampaikan pesan penting yang dialamatkan kepada para orang tua.
Kak Seto menyampaikan para orang tua jangan pernah mengabaikan suara dan aspirasi anak. Karena jika hal ini terjadi, berpotensi akan melahirkan konflik antara orang tua dan anak.
"Salah satu hak dasar anak adalah hak berpartisipasi untuk menentukan nasib anak saat ini atau masa depan mereka. Kadang orang tua terlalu memaksakan harus jadi dokter, lawyer. Mungkin anak lebih tertarik jadi youtuber, desainer, disalurkan saja selama dengan cara- cara positif," kata Kak Seto.
Ia menganjurkan para orang tua menjaga kedekatan dengan anak supaya dapat mendengarkan keinginan mereka secara langsung. Misalnya membiasakan di dalam keluarga membuat pertemuan keluarga supaya dapat mendengar curhatan, kegelisahan, sekaligus harapan anak.
Kak Seto melihat Citayam Fashion Week sebagai wadah positif untuk aktulisasi penyaluran bakat, kreativitas, dan potensi anak-anak muda.
"Ini terobosan kreatif di luar pemikiran banyak orang. Tiba-tiba dari tempat kecil, sederhana, bisa menjadi tempat sangat populer sampai dua Gubernur turun," tuturnya.
Kak Seto merasa kawasan Dukuh Atas dan Sudirman, Jakarta, bukan tempat yang ideal untuk penyaluran kreativitas. Apalagi menjadikan zebra cross sebagai ajang parade busana dari anak-anak muda.
Kak Seto merasa harus ada tempat yang lebih nyaman dan aman bagi anak-anak muda dalam mengekspresikan kreativitas mereka. Dia pun meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah turun tangan memfasilitasi kreativitas mereka.
"Kami minta pemerintah daerah, pemerintah pusat, turun tangan menyiasati kreativitas yang sedang muncul. Ini baru di Jakarta, saya dengar di beberapa tempat lain juga mulai muncul. Saya dengar di Malang mulai muncul," katanya.
Dari ajang Citayam Fashion Week, Kak Seto menaruh harapan besar nantinya akan muncul sosok muda bertalenta baik di industri fashion atau yang lainnya. Yang pada gilirannya nanti bisa membanggakan bangsa dan negara.
"Siapa tahu nanti muncul desainer berbakat yang bisa menjadi penerus Anne Avantie," tandas Kak seto.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
