JawaPos Radar | Iklan Jitu

Detik-Detik Ahok Bebas, Karangan Bunga Hingga Kawat Berduri

24 Januari 2019, 04:42:41 WIB
Detik-Detik Ahok Bebas, Karangan Bunga Hingga Kawat Berduri
Karangan bunga menyambut bebasnya Ahok dari Rutan Mako Brimob, Depok (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) sebentar lagi akan menghela udara bebas usai menjalani masa tahanan selama hampir dua tahun, Kamis (24/1). Pemandangan tak biasa pun tampak di sekitar kawasan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Beberapa simpatisan pendukung Ahok juga terlihat menunggu keluarnya mantan gubernur DKI Jakarta itu dari tahanan. Bahkan sebagian dari mereka berencana mendokumentasikan detik-detik Ahok keluar dari Mako Brimob.

Bukan saja massa pendukung Ahok, sejumlah karangan bunga dari masyarakat luar daerah berdatangan menghiasi sepanjang Jalan Anyelir Pasar Gunung Selatan, Cimanggis, Depok.

Detik-Detik Ahok Bebas, Karangan Bunga Hingga Kawat Berduri
Kawat berduri di depan Rumah Tahanan Markas Komando Brigade Mobil, Depok pada Kamis (24/1). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)

"We Love Full BTP," tulis salah satu isi karangan bunga kiriman Bu Indri dkk dari Bali.

Penjagaan ketat juga disiapkan anggota kepolisian. Terlihat kawat berduri sepanjang 40 meter terpasang di depan Rutan Mako Brimob. Tampaknya, kawat berduri itu sengaja disiapkan untuk menghalau massa.

Seperti dilakukan Amelia, warga Menteng, Jakarta Pusat. Ia rela tiba di depan Mako Brimob hanya untuk menanti Ahok bebas dari tahanan. Bersama rekannya, Michael, 41, keduanya akan mengambil dokumentasi detik-detik Ahok keluar dari Mako Brimob.

Tak tanggung-tanggung keduanya telah menunggu sejak pukul 23.00 WIB, Rabu (23/1). Menurut Amelia, momentum bebasnya tokoh yang dianggap inspiratif itu sudah sejak lama dinanti-nantikan.

"Dokumentasi ini untuk kepentingan pribadi. Karena momen keluar Pak Ahok sedang ditunggu-tunggu banyak orang, termasuk saya," ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (24/1).

Perempuan 40 tahun itu mengaku sudah mengidolakan Ahok sejak 2009. Kala masih menjadi bupati Bangka Belitung. Baginya, membuat film dokumenter Ahok bukan saja menginsipirasi, akan tetapi karena terbukti banyak prestasi. Salah satunya keberanian Ahok melawan korupsi.

Ia pun menilai bahwa kasus yang dialami Ahok atas kasus penodaan agama merupakan ketidakadilan. Ahok pun harus menjalani masa tahanan selama 1 tahun 8 bulan 15 hari.

"Prestasi Pak Ahok banyak, berani melawan korupsi. Kasus yang dialami Pak Ahok ini sebetulnya adalah ketidakadilan hukum," kata Amelia.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memastikan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan dibebaskan dari Rumah Tahanan Markas Komando Brigade Mobil, Depok pada Kamis (24/1).

Diketahui, Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena terbukti bersalah atas kasus penodaan agama saat kunjungannya di Pulau Seribu. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan bebas penuh, bukan bebas bersyarat.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Wildan Ibnu Walid
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up