Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2023 | 03.27 WIB

Debat Cawapres, Mahfud Ungkap Rakyat Ada yang Bunuh Diri Akibat Korban Pinjol

Cawapres nomor urut 3 Mahfud Md saat menghadiri pengukuhan Gapura Nusantara Banten, dan Tasyakuran Rumah Pemenangan Ganjar-Mahfud di Desa Warunggunung, Lebak, Banten, Rabu (13/12/2023). - Image

Cawapres nomor urut 3 Mahfud Md saat menghadiri pengukuhan Gapura Nusantara Banten, dan Tasyakuran Rumah Pemenangan Ganjar-Mahfud di Desa Warunggunung, Lebak, Banten, Rabu (13/12/2023).

 
JawaPos.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengungkapkan berkembangnya digitalisasi membuka akses pasar sangat luas. Namun, akses digital dan ekonomi digital tidak bisa dihindarkan oleh siapapun.
 
"Kita tidak bisa menolaknya, tapi harus berhati-hati. Karena terjadi disrupsi yang luar biasa dalam perkembangan digital ini," kata Mahfud saat debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12).
 
Mahfud lantas mengungkapkan dampak buruk dari digitalisasi. Ia menyebut, banyak masyarakat kini menjadi korban pinjaman online (pinjol).
 
 
"Saya menangani kasus misalnya pinjol, dimana rakyat menjadi korban dari  kegiatan ekonomi digital, ada kripto misalnya," ungkap Mahfud.
 
Menko Polhukam ini menyebut, kasus pinjol sangat peoblematik. Karena secara hukum merupakan perdata, bukan pidana.
 
"Rakyat yang tidak tahu langsung bilang, mau pinjam sekian, yes. Kalau tidak bayar sekian, yes. Itu perdata dan itu banyak yang menjadi korban, bunuh diri. Guru minjam Rp 500 ribu, utangnya menjadi Rp 240 juta karena bertambah bunganya," pungkas Mahfud.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore