
IMPIAN BUNG KARNO: Pembukaan Konferensi Moderasi Beragama Asia-Afrika dan Amerika Latin di Gedung Merdeka, Kota Bandung (20/12).
JawaPos.com – Membuka memori Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955, pembukaan Konferensi Moderasi Beragama Asia-Afrika dan Amerika Latin (KMBAAA) di Gedung Merdeka, Kota Bandung, berlangsung khidmat kemarin (20/12). Sebanyak 19 delegasi negara hadir. Ajang tersebut diharapkan menjadi cikal bakal Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika dan Amerika Latin tahun depan.
Sesuai dengan namanya, KMBAAA digelar dengan pendekatan nilai-nilai keagamaan. Khususnya mempromosikan moderasi beragama. Konferensi yang berlangsung dua hari itu diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag), PBNU, dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Sebagian besar delegasi yang hadir adalah duta besar atau pejabat kedutaan lainnya. Untuk tahun depan, harapannya yang hadir para kepala negara.
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan, setelah sukses menyelenggarakan KAA pada April 1955, Presiden Soekarno berniat membuat Konferensi Asia-Afrika dan Amerika Latin (KAAA). Namun, sampai Soekarno turun dari kursi presiden, rencana tersebut tidak terwujud. ”Sekarang waktu yang tepat untuk mulai membahas adanya Konferensi Asia-Afrika dan Amerika Latin yang sesungguhnya,” katanya seusai pembukaan.
Pria yang akrab disapa Gus Yahya itu menuturkan, saat ini momen yang tepat untuk negara-negara dari tiga benua tersebut untuk bersatu. Yaitu bersama-sama menjalankan amanat dari Piagam PBB. Khususnya yang tidak menginginkan adanya peperangan di belahan bumi mana pun.
Sementara itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam pidatonya yang dibacakan Wamenag Saiful Rahmat Dasuki menyoroti keragaman ekspresi beragama dan berkeyakinan. (wan/c9/ttg)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
