
Sekretaris Jenderal Gibran Center Fathul Nugroho mencetuskan lahirnya Orde Muda atau Orda.
JawaPos.com–Sekretaris Jenderal Gibran Center Fathul Nugroho mencetuskan lahirnya Orde Muda atau Orda. Sebuah gerakan untuk membawa perubahan dan kebangkitan di kalangan anak muda Indonesia, dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai simbolnya.
Berbeda dari Orde Lama dan Orde Baru yang lebih terfokus pada struktur politik dan sosial pada masanya. Orde Muda fokus pada pemberdayaan, kreativitas, dan inovasi generasi muda. Gerakan itu menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif anak muda dalam teknologi, pendidikan, kewirausahaan, dan pembangunan sosial.
”Ini adalah upaya untuk membentuk generasi yang sadar sosial, inovatif, dan bertanggung jawab, terhadap masa depan Indonesia,” cetus Fathul yang juga Presiden Alumni Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore Chapter Indonesia di Jakarta, Sabtu (9/12).
Gibran, sebagai simbol dan representasi dari Orde Muda, muncul dalam konteks pergulatan politik Indonesia di dalam Pemilihan Presiden 2024 sebagai Calon Wakil Presiden. Gerakan Orde Muda mencerminkan aspirasi generasi muda untuk perubahan dan pembaruan dalam kancah politik nasional.
”Dalam dinamika politik tersebut, Gibran mewakili suara dan harapan baru bagi generasi muda yang ingin melihat perubahan substansial dalam kepemimpinan dan arah pembangunan negara. Ini menggambarkan keterlibatan generasi muda yang lebih aktif dan berpengaruh dalam politik Indonesia,” tutur Fathul.
Dia menyebut, di negara lain, Orde Muda sudah menjadi tren global. Emmanual Macron menjadi Presiden termuda Prancis di usia 39 tahun. Irakli Garibashvili menjadi Perdana Menteri (PM) Georgia di usia 38 tahun. Jacinda Ardern dilantik menjadi PM Selandia Baru di usia 37 tahun. Sanna Marin menjadi PM Finlandia pada 2019 saat usia 34 tahun.
Bagi Fathul, Gibran sebagai representasi dari Orde Muda, tidak hanya menjadi simbol perubahan bagi generasi muda, tetapi juga berperan sebagai jembatan antar generasi yang menghubungkan generasi muda dengan generasi senior yang memiliki pengalaman dan kebijaksanaan.
”Kehadiran Mas Gibran di kancah Pilpres 2024 bersama Pak Prabowo menunjukkan bagaimana kolaborasi antar generasi dapat menghasilkan sinergi positif dalam pembangunan bangsa, menggabungkan energi dan inovasi generasi muda dengan kearifan dan pengalaman generasi yang lebih tua. Ini adalah upaya penting dalam membentuk masa depan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” papar Fathul.
Dalam konteks Pilpres 2024, generasi muda memiliki peran krusial. Mengingat jumlah pemilih muda usia 17-40 tahun, akan mendominasi sekitar 107 juta orang atau 55 persen dari total pemilih.
”Ini adalah kesempatan bagi anak muda Indonesia untuk berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Keterlibatan ini penting untuk mewujudkan lahirnya Orde Muda, sebuah gerakan yang mencerminkan aspirasi dan semangat perubahan di kalangan generasi muda,” tutur Fathul.
Dia menyampaikan, kemajuan Indonesia sangat bergantung kepada bagaimana bangsa ini dapat memanfaatkan bonus demografi. Dengan adanya sejumlah besar penduduk yang produktif saat ini hingga 2045, Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga masuk jajaran ekonomi terbesar ke-4 di dunia. Namun, untuk benar-benar memanfaatkan bonus demografi, sejumlah faktor penting harus terlaksana.
”Seperti pendidikan berkualitas, peluang kerja yang memadai, dan kesehatan yang baik harus menjadi prioritas. Oleh karena itu, Prabowo-Gibran hadir untuk memberikan yang terbaik untuk anak muda dan untuk Indonesia,” ucap Fathul Nugroho.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
