Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 16.36 WIB

10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan. Apakah Libur Nasional? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Ilustrasi gambar kalender tanggal 10/artidea.org - Image

Ilustrasi gambar kalender tanggal 10/artidea.org

JawaPos.com – Hari Pahlawan jatuh pada 10 November 2023. Tepat pada tanggal tersebut, rakyat Indonesia telah mengulang peringatan hari pahlawan ke-78 kali sejak 1946 silam.

Meskipun demikian, masih banyak orang yang mempertanyakan tentang peringatan hari pahlawan termasuk libur nasional atau tidak.

Terdapat sejumlah hari nasional dalam kalender November 2023, termasuk hari pahlawan yang diperingati pada tanggal 10 November.

Berdasarkan SKB 3 Menteri Nomor 624 Tahun 2023, Nomor 2 Tahun 2023, dan Nomor 2 Tahun 2023, hari pahlawan bukan hari libur nasional.

Bahkan tidak ada tanggal merah ataupun cuti bersama pada bulan tersebut.

Sehingga, aktivitas akan berjalan seperti hari-hari biasa. Mungkin, perbedaannya terletak pada adanya pelaksanaan upacara peringatan untuk pahlawan nasional, maupun beberapa acara penghormatan lain sejenisnya.

Perlu diketahui, hari pahlawan nasional merupakan hari dimana seluruh masyarakat Indonesia mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur, demi memperjuangkan harkat dan martabat bangsa.

Mengapa hari pahlawan diperingati pada 10 November 2023? Bagaimana sejarahnya?

Dilansir dari Kemdikbud, pada 10 November 1945 silam, terjadi pertempuran besar yang meletus antara tentara Indonesia dan pasukan Inggris di Surabaya.

Bahkan, pertempuran ini menjadi yang terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia.

Meskipun keduanya telah menyepakati adanya gencatan senjata yang ditandatangani pada 29 Oktober 1945, tetap terjadi bentrokan-bentrokan senjata yang tidak bisa dihindari.

Bentrokan meletus saat Pimpinan Tentara Inggris untuk Jawa Timur, Brigadir Jenderal Mallaby, terbunuh pada 30 Oktober 1945.

Hal ini menyebabkan dikeluarkannya ultimatum 10 November 1945 oleh pimpinan pengganti Mallaby, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh, yang berisi perintah untuk menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA.

Selain itu, Inggris juga menginstruksikan agar pimpinan bangsa Indonesia dan pemuda Surabaya untuk hadir pada 10 November 1945 pukul 06.00 WIB di tempat yang telah ditentukan.

Namun, ultimatum tersebut tidak diacuhkan oleh masyarakat Surabaya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore