Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 01.24 WIB

Indonesia Tetapkan Target Emisi untuk Pendanaan G7, Ingin Kurangi Emisi Karbon di Tahun 2030

Pemandangan gedung bertingkat yang di selimuti Kabut polusi, Selasa (3/10/2023).

JawaPos.com - Indonesia bersama Kemitraan Transisi Energi yang Adil (JETP) berencana mengurangi emisi karbon hingga 250 juta metrik ton untuk sektor listrik on-grid pada tahun 2030 dan meningkatkan pangsa pembangkit energi terbarukan menjadi 44 persen.

Dipimpin Amerika Serikat dan Jepang, Indonesia bersama beberapa investor awalnya sepakat untuk mencapai puncak emisi dari sektor ketenagalistrikan sebesar 290 juta ton pada tahun 2030, dan meningkatkan porsi pembangkit listrik energi terbarukan menjadi 34 persen.

Namun cakupan tersebut tidak tercapai akibat sistem tenaga listrik yang pada saat itu belum dipetakan secara maksimal.

Kini Kemitraan JETP membuat skema pembiayaan investasi ekuitas, hibah, dan pinjaman konsesi dari anggota Kelompok Tujuh (G&), bank multilateral dan pemberi pinjaman swasta untuk membantu negara-negara berkembang beralih ke energi yang ramah lingkungan.

Program rencana investasi ini kemudian dipublikasikan untuk membuka jalan bagi negara Asia Tenggara agar mendapatkan pendanaan sebesar $20 miliar.

Pada Rabu (1/11) Rencana Investasi dan Kebijakan Komprehensif Indonesia (CIPP) merilis bahwa itu tidak mencakup pembagkit listrik captive - sistem off-grid yang dikembangkan dan dikelola oleh industri untuk penggunanya.

Dikutip JawaPos.com dari Reuters, Sekretariat JETP Indonesia dalam hal itu menyatakan meskipun sistem pembangkit listrik off-grid berada di luar cakupan CIPP saat ini, Indonesia dan IPG memiliki komitmen yang sama untuk mengidentifikasi dan menerapkan solusi yang layak di masa depan.

JETP juga akan mencocokkan proyek-proyek dengan persyaratan dan struktur pembiayaan yang sesuai dengan berdasarkan prioritasnya. Indonesia juga telah meminta bantuan Tiongkok untuk mengembangkan energi terbarukan ini.

Saat ini ada tiga negara lain yang telah merundingkan JETP, di antaranya adalah Vietnam dari total paket keuangan JETP senilai $15,5 miliar.

Afrika Selatan mendapatkan kesepakatan perdana JETP dengan janji pendanaan $8,5 miliar, dan Senegal yang mengumumkan JETP senilai 2,5 miliar euro.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore