ilustrasi seorang anak yang dirundung (Dok. RRI)
JawaPos.com – Meningkatnya kasus Kekerasan atau bullying selama tahun 2023 semakin marak terjadi pada anak-anak di Indonesia.
KPAI mencatat sebanyak 2.355 kasus pelanggaran yang masuk sebagai laporan kekerasan anak hingga Agustus 2023.
Dilansir dari data KPAI, ada 723 kasus kekerasan yang berhubungan dengan satuan pendidikan, sebagaimana laporan tersebut terdiri:
Komisioner Komisi Perlindungan Anak (KPAI) Aries Adi Leksono memaparkan, bahwa data pelanggaran mengenai kesehatan, HIV dan eksploitasi,
"Sisanya adalah data pelanggaran terhadap perlindungan anak misalnya menyangkut pengasuhan, terkait hak sipil, terkait kesehatan, dan perlindungan lainnya misalnya korban TPPO, anak korban HIV, eksploitasi dan sebagainya,” paparnya di kantor KPAI, Senin (09/10).
Atas kasus yang terjadi, data ini cenderung naik setiap bulannya, sehingga perlu mendapatkan perhatian bersama untuk menekan penurunan angka kekerasan anak, khususnya di lingkungan satuan pendidikan.
“Lingkungan pendidikan harus aman dan nyaman untuk anak, sehingga tumbuh kembang anak dapat maksimal," jelasnya
“Untuk itu, semua pihak perlu turun tangan mengatasi situasi darurat kekerasan pada satuan pendidikan, baik pemerintah pusat dan daerah, keluarga, masyarakat, aparat pemerintah sipil hingga ke RT/RW, pihak satuan pendidikan, termasuk peserta didik,” sambungnya.
Menurut KPAI ada beberapa penyebab tingginya angka kekerasan pada lingkungan satuan pendidikan antaranya:
Aries juga menjelaskan bahwa hal tersebut berdasarkan hasil pengawasan KPAI ke lapangan.
“Kami juga baru saja terkait sekolah ramah anak, hadir di beberapa kegiatan sosialisasi edukasi pencegahan terkait kekerasan di sektor pendidikan,” jelasnya
“Rata-rata keluhan guru, kepala sekolah dan sebagian orang tua dan komite merasa kewalahan mengendalikan sikap karakter anak pasca pandemi. Mereka memberitahu anak-anak tidak responsif menerima,” tambahnya yang kedua.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022