Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Oktober 2023 | 00.08 WIB

Menhub Sebut Jakarta-Surabaya Dapat Ditempuh Kereta Cepat dengan 3,5 Jam

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Image

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

JawaPos.com–Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan perjalanan Jakarta-Surabaya dapat ditempuh dalam durasi sekitar 3,5 jam menggunakan kereta cepat. saat ini hal tersebut sedang dikembangkan.

”Bayangkan ini (Kereta Cepat Jakarta-Bandung) cuma 29 menit sampai Padalarang. Kalau sampai Surabaya 3 jam lewat sedikit 3,5 jam,” kata Budi Karya Sumadi seperti dilansir dari Antara di Stasiun KCJB Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (2/10).

Budi mengatakan, durasi perjalanan itu dihitung berdasar hasil studi yang kini sedang dilakukan Kemenhub bersama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku pemrakarsa Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Perihal tarif kereta cepat Jakarta-Surabaya, Budi mengatakan, akan lebih efisien bagi penumpang bila jarak tempuhnya mencapai 500 kilometer.

Jarak tempuh KCJB dari Stasiun Halim, Jakarta Timur, menuju Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung mencapai 142,3 kilometer, dengan proyeksi tarif berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu per penumpang yang hingga kini belum diputuskan otoritas terkait.

Budi mengatakan, Kemenhub selaku regulator konsisten menekankan kualitas transportasi publik pada sisi keamanan bagi penumpang.

”Kami secara sistematis melakukan pengamatan, penelitian, klarifikasi, berkaitan sarana prasarana dan sistem. Prasarana itu relnya, sarananya itu keretanya, sistem yang digunakan kita tahu ini canggih, teknologi terakhir yang ada di Tiongkok,” ujar Budi.

Moda transportasi KCJB berkecepatan rata-rata 350 km per jam itu, lanjut Budi, telah melampaui kereta serupa di Tiongkok yang umumnya melaju di kecepatan rata-rata 300 km per jam.

”Ya mungkin (KCJB) jadikan kita showcase, tapi tidak tanggung-tanggung yang baru. Jadi kebanyakan di Tiongkok itu kecepatannya 300 km per jam, yang 350 (km/jam) terbatas,” terang Budi.

Budi menambahkan, KCJB merupakan fondasi transportasi kereta cepat yang kini telah direalisasikan pemerintah untuk terus dikembangkan.

”Jadi itu (KCJB) suatu obsesi kita melakukan kesempatan pada pemrakarsa melakukan proposal. Lalu kami membuat proposal juga nanti diajukan lah itu, bahwa nanti diputuskan pemerintahan yang akan datang ya monggo (silakan), tapi kita sudah letakkan dasar-dasar dan rencana ke depan,” ucap Budi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore