Presiden Jokowi Widodo resmi meluncurkan KCJB Whoosh
JawaPos.com - Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang diberi nama Whoosh, telah diresmikan pengooerasiannya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Senin (2/10).
“Tarif nanti segera kita putuskan, tapi kurang lebih antara Rp 250 ribu - Rp 350 ribu kurang lebih,” kata Jokowi kepada wartawan di Stasiun KCJB Padalarang, Jawa Barat, Senin (2/10).
Jauh sebelum Kereta Cepat Whoosh hadir melengkapi transportasi umum di tanah air. Kereta Api Argo Parahyangan relasi Jakarta - Bandung telah lebih dulu melayani masyarakat, bahkan dengan tarif berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 425 ribu untuk kelas ekeskutif.
Lantas bagaimana nasib Kereta Api Argo Parahyangan setelah hadirnya Kereta Cepat Whoosh? Terkait itu, Presiden Joko Widodo buka suara soal nasib KA Parahyangan.
Hal ini disampaikan usai melakukan peresmian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Stasiun Padalarang, Senin (2/10).
“Ya tetap nanti dilihat lah. Masyarakat itu diberi banyak pilihan diberi opsi. Termasuk juga jalan sama, mau lewat jalan nasional silakan, mau lewat tol silakan. Maksudnya itu lho,” kata Jokowi kepada wartawan.
Jokowi menegaskan bahwa saat ini prioritas pemerintah adalah untuk mengintegrasikan kereta cepat Whoosh dengan Lintas Rel Terpadu (LRT), Moda Raya Terpadu (MRT), Transjakarta, Kereta Api Bandara, hingga Kereta Rel Listrik (KRL).
"Itu yang terus kita usahakan mengintegrasikan kereta cepat dengan LRT, MRT, dengan Transjakarta, dengan Kereta Bandara, KRL, semuanya," ujar Jokowi.
"Plus kemarin kita lihat di pameran mungkin moda aplikasi," lanjutnya.
Sebelumnya, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan belum ada keputusan apa pun terkait operasional KA Argo Parahyangan. Kereta api untuk jurusan Jakarta Gambir-Bandung itu masih beroperasi seperti biasa.
"KAI menegaskan bahwa sampai dengan saat ini perjalanan KA Argo Parahyangan (Gambir-Bandung pp) masih beroperasi seperti biasa," ujar Joni Martinus kepada JawaPos.com, Jumat (18/11).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
