
Large_breaking_wave./wikipedia.org
JawaPos.com — Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteolorogi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali membahas soal potensi ancaman gempa bumi dan tsunami di wilayah pesisir Indonesia.
Bahkan, diprediksi adanya ancaman gelombang ombak 'raksasa" akan menghantam sejumlah wilayah di Jawa akibat gempa bumi.
Kapan megathrust tersebut akan terjadi?
Megathrust adalah salah satu jenis sumber gempa bumi dengan mekanisme sesar naik dan ukurannya sangat besar yang terbentuk dari proses subduksi (tumbukan) antara dua lempeng tektonik dimana salah satunya menghujam ke bawah.
Dilansir melalui situs resmi BMKG, Dwikorita menyampaikan bahwa bencana gempa bumi dan tsunami adalah fenomena alam yang sulit diprediksi namun saat ini BMKG Tengah melakukan upaya dalam peningkatan akurasi prediksi gempa dan tsunami.
"Gempa bumi dan tsunami, dua fenomena alam yang sulit diprediksi secara akurat. Saat ini, BMKG tengah melakukan upaya maksimal untuk meningkatkan tingkat akurasi prediksi gempa bumi hingga mencapai 90%," kata Dwikorita, Senin (2/10/2023).
Dwikorita juga menekankan pentingnya persiapan terhadap gempa bumi dan tsunami.
Literasi kebencanaan masyarakat harus ditingkatkan dan dilakukan secara berkelanjutan untuk meminimalkan risiko gempa bumi dan tsunami yang mengintai banyak wilayah pesisir di Indonesia.
Dia juga meminta agar Pemerintah Daerah di sepanjang selatan Jawa terus meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami.
Langkah tersebut meliputi penyediaan, penambahan, hingga perbaikan jalur-jalur evakuasi.
Menurut Dwikorita, hal itu merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (30/9/2023).
Dwikorita mengungkapkan, Kabupaten Kebumen merupakan salah satu zona potensi gempa dan tsunami di Indonesia karena posisinya yang berhadapan langsung dengan zona megathrust selatan Jawa yang memiliki potensi magnitude maksimum M 8,7.
Sumber gempa megathrust ini berada di zona subduksi yang merupakan tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia di dasar laut Samudra Hindia selatan Kebumen.
"Kabupaten Kebumen merupakan salah satu zona potensi gempa dan tsunami di Indonesia karena posisinya yang berhadapan langsung dengan zona megathrust selatan Jawa yang memiliki potensi magnitude maksimum M 8,7," ujar Kepala BMKG.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
