Tugu Pal Putih Jogja. (Dok. Zainiya Abidatun N/Jawa Pos)
JawaPos.com - Sumbu Filosofi Yogyakarta telah resmi menambah daftar panjang Warisan Dunia di Indonesia. Hal tersebut diresmikan saat sidang ke-45 Komite Warisan Dunia atau World Heritage Committee (WCH) di Riyadh, Arab Saudi, pada Selasa (19/9).
Badan Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) memberinya nama The Cosmological Axis of Yogyakarta and its Historic Landmarks. Dikutip dari laman KWRI UNESCO, sebelumnya Indonesia memiliki sembilan Warisan Dunia, yang terdiri dari enam Warisan Budaya Dunia dan empat Warisan Alam Dunia.
Dengan demikian, Sumbu Filosofi Yogyakarta menjadi Warisan Dunia di Indonesia yang ke-10, sekaligus Warisan Budaya Dunia ke-6. Lantas, apa saja Warisan Dunia yang dimiliki Indonesia saat ini? Simak ulasannya berikut.
1. Kawasan Candi Borobudur
Candi Borobudur diperkirakan dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 Masehi. Pada 1970-an, monumen ini direstorasi dengan bantuan UNESCO. Terletak di Magelang, Jawa Tengah, candi Buddha yang terkenal ini telah ditetapkan sebagai situs Warisan Budaya Dunia sejak 1991.
2. Taman Nasional Komodo
Tempat yang dihuni oleh ribuan kadal raksasa di Manggarai Nusa Tenggara Timur ini didirikan sejak 1980. Kemudian, pada 1991, Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia.
3. Kawasan Candi Prambanan
Selain Borobudur, Jawa Tengah juga memiliki candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun sejak abad ke-9 Masehi, yakni Prambanan. Candi yang dikenal dengan Candi Roro Jonggrang ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia pada 1991.
4. Taman Nasional Ujung Kulon
Tempat yang memiliki kekayaan flora dan fauna ini menjadi salah satu objek wisata alam yang menarik di Indonesia. Terletak di Pandeglang, Provinsi Banten, Taman Nasional Ujung Kulon menjadi Warisan Alam Dunia yang diakui UNESCO pada 1991.
5. Situs Manusia Purba Sangiran
Situs Sangiran merupakan salah satu situs yang penting untuk memahami evolusi manusia. Situs manusia purba ini berada di dua kabupaten Jawa Tengah, yakni Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar. Pada 1996, Situs Sangiran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia karena nilai-nilai yang dimilikinya.
6. Taman Nasional Lorentz
Ditetapkan sebagai Warisan Alam Dunia pada 1999, Taman Nasional Lorentz memiliki flora, fauna, dan budaya yang kaya. Selain itu, menjadi taman nasional terluas di Asia Tenggara dengan luas 2,35 juta hektar. Taman nasional ini terletak di antara tiga provinsi, yakni Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
7. Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra
Kawasan Hutan Hujan Tropis Sumatra membentang luas hingga tujuh provinsi. Di antaranya, yakni Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, hingga Lampung. Luasnya yang mencapai 2,5 juta hektar, terbagi menjadi tiga wilayah, yakni Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.
Pada 2004, Hutan Hujan Tropis Sumatra ditetapkan sebagai Warisan Alam Dunia karena kekayaan dan potensinya sebagai tempat pelestarian beragam biota Sumatra. Namun, sejak 2011 hingga sekarang, sayangnya status Hutan Hujan Tropis Sumatra masuk ke dalam daftar bahaya.
8. Lanskap Budaya Provinsi Bali: Sistem Subak sebagai Manifestasi Filosofi Tri Hita Karana
Tak hanya memiliki pantai dan beragam seni budaya, Bali juga memiliki kawasan dataran tinggi yang indah. Pada 2012, sistem irigasi pertanian subak di Bali telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia, dan terasering di Jatiluwih menjadi bagiannya.
Subak merupakan salah satu manifestasi Tri Hata Karana, yakni filosofi Hindu Bali dalam menjaga keseimbangan antara manusia dengan sesama, manusia dengan alam, serta manusia dengan Sang Pencipta.
9. Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto
Kota Sawahlunto yang dulunya merupakan lembah persawahan berubah menjadi pertambangan sejak ditemukan kandungan batu bara oleh geolog Belanda Willem Hendrik de Greeve. Sebagai salah satu jejak sejarah Indonesia pada zaman Hindia Belanda, Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia pada 2019.
10. Sumbu Filosofi Yogyakarta
Terbaru, Sumbu Filosofi Yogyakarta telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia di Indonesia pada Selasa (19/9). Sebuah konsep tata ruang dengan berlandaskan konsepsi Jawa yang dibuat oleh Sultan Hamengku Buwono I.
***