Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 September 2023 | 21.18 WIB

Pinjol Berujung Bunuh Diri, Biaya Layanan Pinjol Pria Ini Hampir 2 Kali Lipat dari Pokok Pinjaman

rakyatvsPinjol twitter - Image

rakyatvsPinjol twitter

JawaPos.com - Pinjaman Online (Pinjol) dari dulu selalu bikin heboh. Kali ini viral postingan akun @rakyatvspinjol di sosial media X biaya layanan pinjol seorang pria yang hampir 2 kali lipat dari pinjaman aslinya.

Akibat tidak mampu membayar pinjaman online tersebut dan sering diteror oleh debt collector, Ayah ini memilih bunuh diri.

Dilansir dari sosial media X. lewat postingan akun @rakyatvspinjol. Korban berinisial K adalah seorang suami dan ayah yang memiliki seorang anak balita perempuan berusia 3 tahun.

Pria berinisial K itu awalnya meminjam uang sebesar Rp9,4 juta, namun harus mengembalikan uang pinjamannya hingga hampir Rp19 juta.

Karena tidak mampu membayar, K langsung diteror oleh DC hingga membuatnya kehilangan pekerjaan hingga stress dan bunuh diri.

Teroran pertama menyebabkan K dipecat dari kantornya. DC AdaKami terus menelpon ke kantor K yang akhirnya mengganggu kinerja operator telepon.

"K, sebagai seorang pegawai honorer di salah satu kantor pemerintahan dengan kontrak 5 tahun lalu dipecat karena telpon yang masuk sudah dirasa sangat mengganggu" ucap akun X rakyatvspinjol.

Namun pria berinisial K ini tidak mau bercerita kepada keluarganya bahwa dia telah dipecat karena teror pinjol. Melainkan dia menutupi kesulitan yang dia alami.

K hanya bilang kepada keluarga bahwa dia dipecat karena SK nya tidak diperpanjang.

Mendengar kabar K dipecat, Keluarga pun membantu ala kadarnya tanpa mengetahui akar permasalahannya.

Setelah dipecat, istri dan anaknyapun pulang ke rumah orang tuanya.

Teror lain adalah orderan fiktif ojek online dan makanan ke alamat K. Dalam sehari ada 5 hingga 6 orderan fiktif yang datang alamat K.

"Nah setelah itu, teror order fiktif gojek/ go food pun berdatangan. Dalam 1 hari, ada 5-6 order fiktif yang datang ke rumahnya," jelas akun X rakyatvspinjol.

Karena teror tak kunjung berhenti, keluarga besar kemudian berusaha untuk mediasi K dengan istrinya. Disitulah K mulai terbuka dan share inti permasalahannya.

Mulai dari kenapa dia dipecat hingga order fiktif terjadi adalah karena dia memiliki tunggakan hutang pinjol hingga Rp19juta di DC AdaKami.

Mendengar teroran DC AdaKami yang menimpa suaminya, istri K menolak pulang karena takut.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore