Ilustrasi logo PT Bursa Efek Indonesia, penyelenggara perdagangan saham perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. (Dok. Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore, ditutup melemah di tengah penguatan bursa saham kawasan Asia dan global.
IHSG ditutup melemah 15,24 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.698,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,11 poin atau 0,01 persen ke posisi 952,15.
"IHSG tertahan di zona merah, sementara bursa regional Asia menguat yang tampaknya pasar merespons kebijakan Bank of Japan (BoJ) yang mempertahankan suku bunga acuan jangka pendek tidak berubah pada minus 0,1 persen," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Pasar menilai keputusan Bank of Japan sebagai upaya pemulihan ekonomi Jepang yang sedang berlangsung, diimbangi oleh perlambatan pertumbuhan global.
Dari dalam negeri, IHSG bergerak melemah, yang tampaknya pelaku pasar cenderung menyoroti kondisi pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia yaitu China yang berpotensi berimbas pada ekonomi Indonesia.
Hal tersebut seiring dengan prospek ekonomi China yang cenderung melambat, dan akan berdampak dengan ekonomi Indonesia.
Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 2,74 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor industri yang naik masing-masing 0,43 persen dan 0,02 persen.
Sedangkan, delapan sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan turun paling dalam minus 0,66 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen primer yang minus 0,60 persen dan 0,47 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SULI, BCIC, TSPC, EMTK dan PADA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni RAJA, LAJU, DMMX, BSML dan MENN.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.157.105 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,80 miliar lembar saham senilai Rp12,42 triliun. Sebanyak 213 saham naik, 313 saham menurun, dan 204 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 220,60 poin atau 0,66 persen ke 33.706,10, indeks Hang Seng menguat 211,44 poin atau 1,07 persen ke 20.040,36, indeks Shanghai menguat 20,35 poin atau 0,63 persen ke 3.273,33, dan indeks Strait Times melemah 19,70 poin atau 0,61 persen ke 3.262,55.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
