Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Mei 2023 | 02.10 WIB

Guru Besar Unhan Sebut Buku Geopolitik Soekarno Bisa Jadi Referensi Strategis

Guru Besar Unhan Purnomo Yusgiantoro. (Antara) - Image

Guru Besar Unhan Purnomo Yusgiantoro. (Antara)

JawaPos.com - Buku Geopolitik Soekarno karya Hasto Kristiyanto diluncurkan bertepatan dengan Hari Jadi ke-58 Lembaga Kehatanan Nasional (Lemhanas) RI. Buku ini dinilai bisa menjadi referensi dalam sejumlah hal.

"Saya berharap buku ini dapat digunakan sebagai referensi apakah itu tatanan strategis, taktis, operasional. Buku ini benar-benar sangat bermanfaat," ujar Guru Besar Unhan Purnomo Yusgiantoro saat membedah bedah buku Hasto berjudul Progressive Geopolitical Coexistence yang merupakan disertasinya berjudul 'Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara' di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5).

"Hasto seorang praktisi menekuni benar ajaran Bung Karno ini. Hasto melihat perspektif ajaran Bung Karno ini dari dua perspektif: eksternal (tata pergaulan internasional) dan internal yang terkait dengan falsafah bangsa ini dan trilogi pembangunan maka itulah disebut coexistence, hal yang sifatnya seimbang," urainya.

Purnomo mengatakan, dalam tata pergaulan internasional, Bung Karno menginginkan kesejajaran antara negara maju dan negara berkembang demikian juga yang ada di dalam negeri. Lalu progresifnya adalah saat ini geopolitik Soekarno ini sudah menjadi geopolitik Indonesia dan itulah wawasan nusantara.

"Cara pandang kita untuk melihat diri kita sendiri dan melihat lingkungan kita dalam tata pergaulan internasional yaitu coexistence. Itulah wawasan nusantara dan geopolitik Indonesia yang diajarkan di Lemhannas," sebut Purnomo.

Mantan Menteri ESDM ini mengatakan, dalam penelitiannya, Hasto menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang luar biasa. Data yang dipakai hampir ribuan.

"Dalam penelitiannya ditemukan variabel dan indikator yang terkait dengan aspek kehidupan nasional. Dan itulah yang sekarang ini disebut dengan geostrategi Indonesia, yang tidak lain adalah ketahanan nasional. Itu yang diajarkan di Lemhannas," sebutnya.

Yang menarik lagi, dalam kaitannya dengan ketahanan negara. Bagaimana bangsa ini berjuang dibawah kepemimpinan Presiden pertama, Trikora dan Dwikora secara progresif kita ingin memperkuat pertahanan negara, deterrence kita kembangkan untuk menghadapi ancaman.

"Dari tiga hal itu, Doktor Hasto Kristiyanto telah melakukan penelitian dengan baik dan untuk itu beliau diberikan predikat summa cum laude," sebut mantan Menteri Pertahanan RI tersebut.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore