Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 September 2021 | 22.10 WIB

Menkes Cerita Jokowi Bertemu Presiden Amerika Bahas Covid-19

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi Covid/19 massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021).  Presiden Jokowi menyaksikan langsung vaksinasi tahap pertama tenaga kesehatan DKI Jakarta di Istora Sen - Image

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi Covid/19 massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Presiden Jokowi menyaksikan langsung vaksinasi tahap pertama tenaga kesehatan DKI Jakarta di Istora Sen

JawaPos.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik ajakan Presiden Amerikan Serikat (AS) Joe Biden dalam penanganan pandemi Covid-19. Kata dia, Presiden Jokowi menekankan bahwa perlu segera dibangun arsitektur sistem ketahanan kesehatan global.

Adapun, Pesiden Jokowi diundang oleh Presiden AS Joe Biden di sela-sela rangkaian acara Sidang Majelis Umum PBB ke-76, menghadiri Global Covid-19 Summits secara virtual.

"Sistem kesehatan dunia itu sifatnya tidak lokal dengan adanya pandemi ini terlihat sekali bahwa sistem kesehatan satu negara sangat erat hubungannya dengan sistem kesehatan negara lain," ujar Budi dalam jumpa pers secara virtual, Kamis (23/9).

Budi mengatakan, Presiden Jokowi juga menyampaikan kepada Joe Biden perlu segera dibangun mekanisme global untuk sumber daya kesehatan yang bisa diakses oleh seluruh negara terutama negara-negara berkembang. Misalnya jika negara-negara tersebut menghadapi krisis kesehatan maka bisa dibantu.

"Indonesia merasa bahwa kita perlu membangun system support kesehatan secara global yang mirip dengan sistem support kesehatan keuangan secara global seperti adanya IMF," katanya.

Budi menuturkan, Jokowi juga menyampaikan kepada Presiden AS Joe Biden untuk bisa menyusun protokol kesehatan yang standar agar semua aktivitas global baik itu transportasi pertemuan atau acara-acara lainnya bisa mengikuti standar protokol yang sama.

"Jadi kita tidak pernah pusing kalau harus melakukan perjalanan ke negara lain,  karena kita cukup hanya membawa passport dan dokumen lainya saja. Itu sudah sama di seluruh negara," ungkapnya.

"Bayangkan kalau dokumen untuk masuk ke negara masing-masing negara di dunia berbeda satu mesti bawa paspor satu mesti bawa KTP saat membuat kartu keluarga akan sulit sekali, kita untuk melakukan perjalanan ke seluruh dunia sama juga dengan protokol kesehatan kita harus standarisasi agar memudahkan berangkat dari seluruh orang ke seluruh negara di dunia," tambahnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berbicara ke Joe Biden soal Indonesia yang memegang Presidensi G20 di tahun 2022 nantinya. Indonesia juga berkomitmen untuk siap menjadi salah satu global hap manufacturing dari vaksin yang nanti akan sangat dibutuhkan untuk memfaksinasii jutaan manusia di dunia.

"Indonesia juga menyatakan bahwa satu penyusun aksitektur global sistem ketahanan kesehatan yang baru, dan juga siap berkontribusi dalam menyusun sistem keuangan yang bisa mensupport bila ada negara-negara berkembang yang mengalami masalah kesehatan di manapun negara ini berada," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore