
Photo
JawaPos.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut PT Moda Integrasi Transportasi Jakarta (MITJ) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan merger atau penggabungan. Budi menegaskan bahwa ini bukan akuisisi.
Pernyataan itu disampaikan Budi Karya usai mengikuti rapat terbatas terkait angkutan massal perkotaan yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada Rabu (2/11).
"Nanti akan dibicarakan tentang bersatunya atau mergernya MITJ dengan KCI, jadi bukan akuisisi sekali lagi," kata Budi Karya dalam keterangannya, dikutip Jumat (4/11).
Budi Karya menjelaskan, pemerintah juga menilai bahwa dalam pengelolaan perkeretaapian seyogyanya dikelola satu kelembagaan. Itu dilakukan agar tidak ada satu tumpang tindih terkait policy atau kebijakan.
Terkait pelaksanaan merger, Budi Karya mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan sebab prosesnya saat ini Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sedang melakukan penilaian.
"Kapannya tentu didasarkan pada proses daripada due diligence, penilaian BPKP. Prinsipnya harus dilakukan, tapi kita tidak bisa mengenyampingkan terkait dengan hal-hal yang sifatnya finansial dan hukum," jelasnya.
Di sisi lain, Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo menekankan soal angkutan massal di perkotaan yang harus diintensifkan. Menurutnya, jika angkutan massal tak dikendalikan dengan baik, negara akan mengalami kerugian Rp 100 triliun dalam satu tahun.
"Oleh karena itu butuh dilakukan identifikasi angkutan massal di semua kota. Bahwa satu angkutan massal itu dibutuhkan percontohan, DKI adalah satu kota paling representatif untuk digunakan sebagai contoh," tuturnya.
Lebih lanjut, Budi Karya menuturkan, presiden juga meminta agar pemerintah daerah untuk melakukan studi terkait pembangunan angkutan massal perkotaan. "Jakarta menjadi contoh, dan daerah-daerah lain mulai dengan studi. Tentu waktu dari pembangunam ini tergantung kemampuan finansial pemerintah dan pemerintah daerah," tandas Menhub Budi.
Kepastian merger ini secara langsung menepis kabar yang beredar soal rencana akuisisi KCI oleh PT MRT Jakarta. Diberitakan sebelumnya, DPRD DKI Jakarta merestui upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mengintegrasikan moda transportasi publik.
Di antaranya mengakuisisi PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI), operator KRL di Jabodetabek. Dalam integrasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta menugaskan BUMD PT MRT Jakarta mengakuisisi PT KCI.
Upaya itu mendapat restu dari DPRD DKI Jakarta lewat hasil rapat badan anggaran (banggar). Persetujuan saat Banggar membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI 2023 di Grand Cempaka, Bogor, Jawa Barat.
“Disetujui dengan kemampuan keuangan daerah,” kata Plt Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta Fitria Rahadiani, belum lama ini.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
