
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Akbar Nugroho Gumay/Antara
JawaPos.com-Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyerukan pentingnya persatuan dan kesatuan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Saya hanya mengingatkan bahwa yang namanya persatuan dan kesatuan kita adalah sila ketiga dari Pancasila. Jadi, ketika kita bicara politik bangsa, maka politik yang harus kita sampaikan kepada masyarakat adalah politik dan ideologi Pancasila. Jadi, itu yang saya pesankan," kata Sigit ketika menghadiri undangan acara peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10).
Dalam keterangannya, Sigit mengingatkan kepada seluruh pihak terkait Indonesia yang akan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024. Menurut Sigit, semua pihak harus memiliki rasa semangat dan kepentingan bersama dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Dalam hal ini, Sigit menegaskan soal menjaga dan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Sigit menuturkan, pelaksanaan Pemilu 2024 harus dapat lebih baik dibandingkan pada tahun 2019. Untuk pelaksanaan pemilu selanjutnya tidak boleh ada lagi polarisasi maupun isu politik identitas.
Oleh karenanya, Sigit berharap siapa pun yang nantinya akan menjadi calon presiden di Pemilu 2024 harus mampu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, serta menyampaikan gagasan serta visi dan misi Indonesia maju. "Dengan demikian kita bisa menghindari perpecahan, kita bisa menghindari terjadinya polarisasi. Karena ke depan yang kita butuhkan adalah persatuan dan kesatuan," ucap Sigit.
Lebih dalam, Sigit menekankan seluruh elemen bangsa harus menjaga Pancasila dan tujuan nasional demi mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Karena itu, Sigit menyebut diperlukan adanya sinergi dan soliditas seluruh elemen bangsa guna mencapai cita-cita tersebut.
"Sekali lagi, karena kita boleh apa saja, agama kita boleh apa saja, bicara Pancasila maka kita bicara ideologi negara, kita semua menjadi satu karena Pancasila. Dan kita semua sudah membuktikan bahwa itu adalah dasar negara yang harus selalu kita pertahankan sampai kapan pun," kata Sigit. (*)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
