
WISATA AIR: Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Ajeng Wira Wati saat mencoba perahu wisata air Kalimas, Senin (16/5). (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Penat dengan hiruk pikuk dari suara bising knalpot di jalan, coba healing sementara dengan berkeliling di Kalimas menggunakan speedboat.
Lambat laun cahaya keemasan dari senja mulai menepi. Namun, pengunjung dermaga perahu di Taman Prestasi justru tidak makin surut. Sebelum naik ke speedboat, pengunjung diberi pelampung safety.
”Speedboat-nya benar-benar bersih dan nyaman. Ini membuktikan wisata di Surabaya aman,” kata Ajeng Wira Wati selaku wakil ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Senin.
Ajeng mencicipi berkeliling dari dermaga menuju Monumen Kapal Selam, lalu ke Museum Pendidikan atau Taman Ekspresi. Politikus Gerindra itu menuturkan, wisata perahu menjadi opsi yang menarik bagi masyarakat. Terutama masyarakat Surabaya.
Dia mengungkapkan, pesona wisata perahu satu-satunya itu ternyata cukup dikenal hingga luar Surabaya. Buktinya, ada pengunjung yang datang dari luar Surabaya. Yaitu, Gresik, Sidoarjo, hingga Mojokerto. Ajeng menyatakan, semakin banyak pengunjung, PR pemkot semakin berat.
Tidak lagi soal promosi wisata, tapi bagaimana membuat pengunjung merasa aman dan nyaman. Pemkot perlu belajar dari insiden waterslide di Kenjeran Park beberapa waktu lalu. ”Saya minta jam pelayanan wisata perahu dikaji untuk ditambah seperti sebelum pandemi,” ujarnya.
Anggota badan pembentukan perda itu menilai, apabila ditambah, jam pelayanan wisata perahu berpotensi membuat pendapatan daerah Surabaya menggemuk. Meski tarif karcis hanya Rp 4 ribu. ”Perahu juga diperbanyak. Dan, jumlahnya sekarang sudah 12 perahu, ini terus ditambah,” jelas Ajeng.
Mei menjadi bulan yang penting bagi Surabaya. Ajeng mendorong pemkot untuk menggenjot sektor pariwisata pada momen hari jadi kota Surabaya (HJKS) bulan ini. Dia menyatakan, pemkot sempat berencana menambah wisata perahu di dekat Pasar Atom. Rencana itu masih dimatangkan. ”Saya berharap wisata itu di-launching bulan ini,” imbuhnya.
Gerry selaku koordinator wisata perahu menuturkan, antusiasme pengunjung cukup positif. Per hari, jumlah pengunjung bisa mencapai angka ribuan. ”Misalnya, hari ini (kemarin). Sampai sore itu angka pengunjungnya 900 orang,” katanya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
