Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Maret 2022 | 16.01 WIB

Hari Kelima Pascagempa Sumbar, Lebih dari 14.000 Warga Mengungsi

BERDESAKAN: Warga beristirahat di tenda pengungsian sehari setelah terjadi gempa di Pasaman Barat, Sumatera Barat, kemarin. (ARDHY FERNANDO AFP) - Image

BERDESAKAN: Warga beristirahat di tenda pengungsian sehari setelah terjadi gempa di Pasaman Barat, Sumatera Barat, kemarin. (ARDHY FERNANDO AFP)

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 6,1 di Pasaman Barat, Sumatera Barat semakin banyak. Sampai dengan Selasa (1/3) tercatat jumlah pengungsi mencapai 14.000 orang.

"Pengungsian yang tercatat berada di wilayah Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Rabu (2/3).

Selain itu, BNPB mencatat sebanyak 8.000 warga Pasaman Barat mengungsi di 35 titik yang berada di Kecamatan Talamau, Pasaman dan Kinali. Sedangkan sisanya 6.785 wargq mengungsi di Kabupaten Pasaman, sebanyak 6.785 warga mengungsi.

Sejalan dengan itu, jumlah korban meninggal dunia juga bertambah menjadi 12 warga. Namun satu warga Pasaman Barat meninggal belum dapat dipastikan penyebab utamanya.

"Hingga saat ini Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi M 6,1 masih mengidentifikasi 6 warga hilang di wilayah Kabupaten Pasaman," imbuh Abdul.

Petugas gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas masih melakukan upaya pencarian korban hilang. Posko mencatat di Pasaman Barat warga luka berat sebanyak 22 orang dan luka ringan 42 orang. Sedangkan di Pasaman luka berat 6 orang dan luka ringan 36 orang.

Selain berdampak pada korban jiwa, kerusakan di Kabupaten Pasaman Barat teridentifikasi rumah rusak sebanyak 1.346 unit, serta fasilitas terdampak yang meliputi fasilitas pendidikan 14 unit, kantor pemerintah 48 unit, tempat ibadah 22 unit dan fasilitas kesehatan 2 unit.

Kerusakan di Pasaman meliputi rumah 1.000 unit, fasilitas ibadah 1 unit, fasilitas pendidikan 2 unit dan kantor 2 unit. Kerusakan di Kabupaten Lima Puluh Kota meliputi rumah rusak berat 2 unit, rusak sedang 20 unit, rusak ringan 5 unit, tempat ibadah rusak sedang 1 unit dan kantor rusak sedang 1 unit.

Sedangkan di Kabupaten Agam dan Padang Pariaman, rumah rusak ringan masing-masing sebanyak 1 unit. Personel BNPB masih berada di lokasi untuk memberikan pendampingan posko penanganan darurat bencana yang berada di Pasaman Barat dan Pasaman. Posko telah mengoptimalkan pelayanan terhadap warga terdampak, khususnya mereka yang berada di pos-pos pengungsian.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore