
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan paparan saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
JawaPos.com - Pasca libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah sudah mengantisipasi adanya lonjakan kasus varian Covid-19 Omicron. Selain tempat tidur rumah sakit, pemerintah juga menyiapkan kebutuhan oksigen. Hal itu untuk mengantisipasi adanya kelangkaan seperti saat menghadapi lonjakan varian Delta.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskam Pemerintah sudah mendatangkan 16 ribu oxygen concentrator. Pihaknya mengirim ke seluruh rumah sakit diseluruh Indonesia terutama yang mengalami kesulitan akses oksigen.
"Yaitu 700 ton per hari normal kemarin naik jadi 2200, sekarang persiapannya apa yang sudah kita lakukan kita sesudah puncak Juli kemarin sudah mendatangkan 16 ribu oksigen concentrator yang kita kirim ke seluruh RS terutama yang akses oksigennya susah. Ini setara dengan 800 ton sehari tinggal dicolokin listrik dia bisa mengeluarkan oksigen kita hisap," tuturnya secara virtual, Senin (3/1).
Pemerintah juga sudah memasang 70 persen atau 31 oksigen generator. Yaitu oksigen yang besar yang bisa mensuplai satu rumah sakit dan juga bisa untuk pengisi tabung.
Salah satunya, Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) bertransformasi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat di bidang kesehatan. Sejak awal pandemi di Indonesia, KOTRA memfasilitasi donasi Oxygen Concentrator dan Oxygen Generator senilai Rp 1,9 milyar dari KT&G kepada Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi.
Donasi berupa peralatan pensteril udara dan penghasil air minum dari udara juga disumbangkan ke fasilitas pemerintah dan rumah sakit untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan dukungan dari AweXome Ray serta ATC dan HeavenDew.
Lalu BTS (Back to School) dan KER (Korea Emergency Response) untuk disalurkan kepada 1.485 tenaga medis di 13 pusat kesehatan dan pusat krisis Covid-19 di Sukabumi, Jakarta, Bekasi, Medan, Meulaboh, Enrekang, beberapa wilayah di NTT dan wilayah lainnya di Indonesia.
Direktur KOTRA Jakarta Mr Lee Jong-yoon mengatakan kerja sama medis dapat meningkatkan hubungan bilateral antara Korea dan Indonesia lebih dekat dari sebelumnya.
"Selain oksigen, pererat kerja sama kedua negara juga berupa pengiriman APD untuk beberapa wilayah di NTT dan wilayah lainnya di Indonesia yang mengalami krisis alat pelindung diri. Semoga membawa hubungan antara Korea dan Indonesia lebih dekat dari sebelumnya," tuturnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
