
JUSUF KALLA (JAWA POS)
JawaPos.com - Mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla mengajak semua pihak mengenang , Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Bersatu pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Fahmi Idris dalam kebaikan.
Hal ini disampaikan JK saat memberikan sambutan usai shalat jenazah di rumah duka Fahmi Idris, Jakarta Selatan, Minggu, (23/5).
"Semoga almarhum husnulkhatimah," kata JK langsung memimpin pembacaan doa sebelum jenazah dibawa ke mobil jenazah untuk dikebumikan di TPU Tanah Kusir.
JK sempat menyampaikan kenangan bersama Fahmi Idris, bersama-sama berjuang untuk membangun bangsa sejak masa kuliah dan organisasi HMI hingga di Partai Golkar.
"Perjuangannya lebih, sejak di mahasiswa, HMI, dan di Partai Golkar, kami satu pemahaman," kata JK.
Pada akhir sambutannya, JK mengajak semua yang hadir di rumah duka untuk mendoakan almarhum Fahmi Idris agar diterima amal ibadahnya.
Permintaan serupa juga disampaikan oleh kedua putri Almarhum Fahmi Idris, yakni Fahira Idris dan Fahrina Idris.
"Pencapaian beliau (Fahmi) adalah kebaikan hatinya, wejangannya, titel adalah pencapaian pribadi, biar beliau nikmati, sebagai manusia paling bermanfaat," kata Fahira.
"Tolong dimaafkan kalau sepanjang hidupnya ada mengusik hati kita semua, agar beliau lapang menuju Allah. Tolong dimaafkan," sambung Fahrina.
Almarhum Fahmi Idris dimakamkan di Flat 048 blok A1 Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu.
Sebelum dibawa ke TPU Tanah Kusir, jenazah Fahmi Idris disemayamkan di rumah duka di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan.
Sejumlah tokoh politik hadir di rumah duka yakni Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung, dan Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel.
Profesor Fahmi Idris bin Idris Marah Bagindo meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB. Almarhum merupakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Presiden BJ Habibie. Selanjutnya Menteri Perindustrian Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu (2004) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
